HOME  ⁄  Nasional

Kemenag Temui Korban Insiden Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Janji Kawal Proses Hukum

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kemenag Temui Korban Insiden Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Janji Kawal Proses Hukum
Foto: Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Pelayanan Agama dan Kerukunan, Gugun Gumilar, menemui korban petasan di Pondok Pinang, Jakarta (sumber: Kemenag)

Pantau - Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Pelayanan Agama dan Kerukunan Gugun Gumilar menemui Amanda Andono yang menjadi korban dalam peristiwa terkait petasan pada kegiatan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, serta berjanji mengawal proses hukum perkara tersebut.

Pertemuan dilakukan setelah Gugun menerima berbagai kritik dan masukan dari masyarakat mengenai peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut.

Gugun mengatakan proses hukum perlu berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku terhadap pihak yang diduga terlibat.

“Saya mengawal langsung agar pelaku diproses dan setuju untuk diadili,” kata Gugun.

Korban Telah Melapor ke Polres Jakarta Selatan

Dalam pertemuan tersebut, Gugun dan korban melakukan musyawarah untuk menentukan langkah yang akan ditempuh selanjutnya.

Menurut Gugun, korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada Polres Jakarta Selatan dan meminta keadilan.

“Korban sudah melapor kepada pihak berwajib di Polres Jaksel dan meminta keadilan untuk Ibu Amanda,” ungkap Gugun.

Gugun juga menyampaikan tindakan yang dialami Amanda dan Sandra di muka umum telah masuk ke ranah pidana serta memberikan dampak terhadap keluarga korban.

Ia menegaskan kehadiran Kementerian Agama dalam persoalan tersebut bukan untuk memperkeruh keadaan.

Kementerian Agama hadir untuk memastikan kerukunan umat tetap terjaga sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan secara adil.

“Kemenag hadir mengawal kerukunan umat dan melayani umat secara adil. Insya Allah kami bantu untuk keluarga korban,” kata Gugun.

Gugun turut mengajak seluruh pihak menjaga kerukunan dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan memberikan kesempatan kepada pihak berwenang menangani perkara tersebut.

Ia juga meminta masyarakat terus memberikan kritik dan masukan agar pelayanan Kementerian Agama kepada umat semakin baik.

Petasan hingga Dini Hari Picu Keluhan Warga

Peristiwa tersebut viral di media sosial dan berkaitan dengan pelaksanaan acara Maulid Nabi di kawasan Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Pelaksanaan acara tersebut menuai keluhan dari sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Salah satu persoalan yang dikeluhkan adalah petasan yang disebut dinyalakan berulang kali hingga sekitar pukul 01.00 WIB.

Suara petasan pada malam hingga dini hari tersebut dinilai mengganggu waktu istirahat warga di sekitar lokasi acara.

Ledakan petasan juga disebut membuat sejumlah anak terbangun dari tidur dan menangis.

Salah seorang warga mengaku keberatan karena suara petasan tersebut berdampak pada anaknya yang berkebutuhan khusus.

Keluhan warga kemudian memuncak ketika seorang ibu menyampaikan protes kepada pihak penyelenggara acara.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026