HOME  ⁄  Nasional

Telkomsel Buka Peluang Startup NextDev Terhubung dengan Program Pemerintah melalui Kemkomdigi

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Telkomsel Buka Peluang Startup NextDev Terhubung dengan Program Pemerintah melalui Kemkomdigi
Foto: VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi dalam konferensi pers NextDev ke-12 di Jakarta, Kamis 8/10/2026 (sumber: ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Pantau - Telkomsel membuka peluang bagi perusahaan rintisan atau startup peserta program inkubasi NextDev untuk terhubung dengan program pengembangan pemerintah melalui koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses pengembangan startup teknologi Indonesia, baik melalui program pemerintah maupun ekosistem bisnis internal Telkomsel.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan pihaknya akan menyampaikan hasil evaluasi peserta NextDev kepada Kemkomdigi sebagai bahan pertimbangan untuk menilai potensi pengembangan masing-masing perusahaan rintisan.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis, Fahmi menjelaskan bahwa Telkomsel dan Kemkomdigi telah menjalin komunikasi secara berkelanjutan untuk menyelaraskan berbagai kegiatan pengembangan ekosistem digital.

"Tentunya kita dan Kemkomdigi juga selalu berkomunikasi sehingga ada beberapa kegiatan yang kita kaitkan dengan kegiatan mereka, dan kegiatan ini (NextDev) pun kita laporkan ke Kemkomdigi," ungkap Fahmi.

Telkomsel Siapkan Jalur Koneksi Startup NextDev ke Kemkomdigi

Fahmi menjelaskan bahwa komunikasi antara Telkomsel dan Kemkomdigi memungkinkan sejumlah kegiatan pengembangan ekosistem digital yang dijalankan kedua pihak saling terhubung dan mendukung satu sama lain.

Melalui koordinasi tersebut, Telkomsel membuka kemungkinan untuk mempertemukan peserta NextDev secara langsung dengan kementerian apabila terdapat kesesuaian antara kebutuhan pengembangan startup dan program pemerintah.

"Kalau misalnya connect ataupun misalnya matching (cocok) dengan mereka, mungkin akan langsung kita koneksikan langsung dengan kementerian," kata Fahmi.

Meski demikian, peluang tersebut tidak berarti seluruh peserta NextDev secara otomatis akan memperoleh akses ke program pengembangan yang diselenggarakan pemerintah.

Telkomsel terlebih dahulu akan melakukan evaluasi terhadap peserta berdasarkan kategori dan kriteria penilaian yang diterapkan selama kompetisi NextDev berlangsung.

Hasil penilaian tersebut selanjutnya disampaikan kepada Kemkomdigi sebagai laporan mengenai capaian, kualitas, serta potensi pengembangan perusahaan rintisan yang mengikuti program.

Fahmi menegaskan bahwa keputusan mengenai kemungkinan keterlibatan peserta NextDev dalam program pemerintah tetap bergantung pada hasil evaluasi yang dilakukan kementerian.

"Lebih ke arah laporan bahwa ini adalah hasil evaluasi NextDev Telkomsel pemenangnya A, B, C, D, E. Kalau ke Kemkomdigi, lebih ke arah evaluasi saja bahwa ini adalah hasil kita, silakan nanti dievaluasi seperti apa, kita ngikut," jelasnya.

Dengan mekanisme tersebut, Telkomsel berperan menyampaikan hasil penilaian sekaligus membuka peluang koneksi bagi peserta yang dinilai memiliki kesesuaian dengan kebutuhan program pemerintah.

Startup Berpeluang Dikembangkan melalui Ekosistem Bisnis Telkomsel

Selain menjajaki peluang pengembangan bersama Kemkomdigi, Telkomsel menyiapkan jalur lanjutan bagi peserta NextDev melalui ekosistem bisnis internal perusahaan.

Fahmi mengatakan bahwa startup yang memiliki potensi pengembangan dan relevansi bisnis dapat memperoleh rekomendasi langsung kepada unit usaha Telkomsel yang bergerak pada bidang terkait.

Salah satu unit usaha yang berpotensi menerima rekomendasi tersebut adalah INDICO, yang merupakan bagian dari ekosistem bisnis digital Telkomsel.

Mekanisme rekomendasi internal ini memungkinkan peserta NextDev memperoleh kesempatan untuk mengembangkan produk, layanan, maupun solusi teknologi melalui keterhubungan dengan unit bisnis yang sesuai.

Peluang tersebut juga menjadi bagian dari upaya Telkomsel agar pengembangan perusahaan rintisan tidak berhenti setelah tahapan kompetisi dan inkubasi selesai.

Melalui pendekatan tersebut, peserta NextDev memiliki dua jalur pengembangan lanjutan, yakni melalui kemungkinan keterhubungan dengan program pemerintah serta rekomendasi kepada unit usaha dalam ekosistem Telkomsel.

NextDev Fokus pada Inovasi Kecerdasan Artifisial

Pada penyelenggaraan tahun ini, Telkomsel mengusung tema "Inovasi Berbasis Kecerdasan Artifisial" dalam program NextDev dengan fokus pada pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

Program inkubasi tersebut ditujukan bagi wirausahawan teknologi atau technopreneur Indonesia yang mengembangkan solusi digital untuk menjawab berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

Telkomsel memprioritaskan peserta yang telah memanfaatkan maupun sedang mengeksplorasi teknologi AI dalam pengembangan produk, layanan, dan solusi digital.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat menciptakan nilai tambah sekaligus menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan.

Sebanyak 20 technopreneur terpilih akan mengikuti tahapan validasi dan presentasi bisnis atau pitching sebagai bagian dari proses seleksi NextDev.

Melalui tahapan tersebut, peserta akan menjalani penilaian sebelum jumlahnya disaring menjadi 10 technopreneur yang berhak melanjutkan ke program NextDev Academy.

Sepuluh peserta yang lolos akan memperoleh pendampingan dari mentor dengan keahlian di berbagai bidang, mulai dari teknologi dan AI, keuangan, pemasaran, hingga produktivitas.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk membantu peserta memvalidasi kebutuhan pengguna sehingga produk dan solusi digital yang dikembangkan dapat sesuai dengan kebutuhan pasar.

Selain itu, peserta akan mendapatkan bimbingan untuk memperkuat model bisnis, meningkatkan kemampuan operasional, serta mengoptimalkan penggunaan AI dalam kegiatan usaha.

Penguatan model bisnis menjadi salah satu fokus pembinaan agar perusahaan rintisan memiliki dasar pengembangan usaha yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Sementara itu, peningkatan kemampuan operasional diharapkan membantu peserta mengelola kegiatan bisnis secara lebih efektif seiring dengan perkembangan produk dan layanan yang ditawarkan.

Melalui rangkaian seleksi, evaluasi, pendampingan, serta peluang koneksi dengan Kemkomdigi dan ekosistem bisnis internal, Telkomsel berupaya memperluas kesempatan pengembangan bagi startup teknologi Indonesia.

Program NextDev juga diarahkan untuk mendorong lahirnya solusi digital berbasis kecerdasan artifisial yang mampu memberikan manfaat sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026