
Pantau - Universitas Terbuka (UT) Bengkulu menerima sebanyak 80 mahasiswa baru sebagai penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang memberikan bantuan pembiayaan pendidikan sejak semester pertama hingga akhir masa studi, selama mahasiswa memenuhi ketentuan program.
Program beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Rektor UT Bengkulu, Anton Robiansyah, menyampaikan bahwa pihaknya memperoleh kuota sebanyak 80 penerima beasiswa KIP Kuliah melalui program aspirasi Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).
Anton menjelaskan hal tersebut di Bengkulu, Jumat (9/10/2026), sekaligus memaparkan persyaratan dan mekanisme pembiayaan bagi mahasiswa penerima bantuan pendidikan.
"Alhamdulillah UT Bengkulu mendapatkan kuota beasiswa KIP Kuliah sebanyak 80 mahasiswa. Pada dasarnya beasiswa KIP Kuliah memiliki persyaratan, minimal Desil 1 sampai Desil 4," kata Anton Robiansyah.
Menurutnya, seluruh mahasiswa yang menerima beasiswa tersebut telah memenuhi kriteria yang ditetapkan, termasuk berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Penerima KIP Kuliah Berasal dari Keluarga Desil 1 hingga Desil 4
Anton menjelaskan bahwa salah satu persyaratan penerima beasiswa KIP Kuliah adalah berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang masuk dalam kelompok Desil 1 hingga Desil 4.
Pengelompokan desil tersebut digunakan sebagai indikator tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga dalam menentukan kelayakan penerima bantuan pendidikan.
Desil 1 hingga Desil 4 mencakup kelompok masyarakat yang berada pada empat lapisan kesejahteraan terbawah berdasarkan pengelompokan kondisi sosial ekonomi.
Dengan kriteria tersebut, bantuan pendidikan diprioritaskan bagi mahasiswa yang menghadapi keterbatasan kemampuan finansial untuk membiayai perkuliahan.
Anton menyebutkan bahwa di antara 80 mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah tersebut terdapat pula mahasiswa berstatus yatim piatu yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Pihak UT Bengkulu memastikan bahwa mahasiswa yang memperoleh bantuan telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan program.
Melalui pemberian beasiswa tersebut, mahasiswa dari keluarga kurang mampu diharapkan tetap dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya perkuliahan.
Biaya Kuliah Ditanggung sejak Semester Pertama hingga Selesai
Anton menegaskan bahwa seluruh penerima beasiswa KIP Kuliah kali ini merupakan mahasiswa baru yang mulai mengikuti kegiatan akademik pada semester pertama.
Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh bantuan pembiayaan pendidikan sejak awal perkuliahan hingga menyelesaikan masa studinya.
Namun, keberlanjutan bantuan tetap bergantung pada kepatuhan mahasiswa terhadap persyaratan, ketentuan, dan prosedur yang berlaku dalam program KIP Kuliah.
"Ini mahasiswa baru semua. Jadi, dari pertama kali masuk semester pertama sampai dengan semester terakhir, asalkan tetap melaksanakan kegiatan sesuai prosedurnya, insya Allah sampai selesai kuliah itu dibiayai semua," kata dia.
Dengan mekanisme tersebut, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan dapat menjalankan kegiatan perkuliahan secara konsisten hingga menyelesaikan pendidikan.
Bantuan pembiayaan ini juga diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi keluarga penerima manfaat sekaligus membantu mahasiswa lebih fokus pada kegiatan akademik.
Beasiswa Aspirasi Ketua DPD RI Pertama Kali Diterima UT Bengkulu
Anton mengungkapkan bahwa penyaluran beasiswa KIP Kuliah melalui Program Aspirasi DPD RI tersebut merupakan yang pertama kali diterima mahasiswa UT Bengkulu.
Sebelumnya, UT Bengkulu juga pernah memperoleh bantuan beasiswa pendidikan melalui program yang disalurkan secara langsung oleh kementerian.
Namun, bantuan bagi 80 mahasiswa baru kali ini memiliki mekanisme penyaluran berbeda karena berasal dari program aspirasi Ketua DPD RI.
Anton menilai pemberian kuota tersebut menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk tetap memperoleh akses pendidikan tinggi.
Menurutnya, dukungan pembiayaan pendidikan merupakan salah satu langkah untuk mengurangi hambatan ekonomi yang dihadapi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Melalui program ini, mahasiswa penerima diharapkan dapat meningkatkan kompetensi akademik dan menyelesaikan pendidikan sesuai masa studi yang ditetapkan.
UT Bengkulu Harapkan Kuota Beasiswa Bertambah pada Tahun Mendatang
Anton berharap dukungan beasiswa melalui program aspirasi DPD RI tidak hanya diberikan pada tahun ini, tetapi juga dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.
Keberlanjutan program tersebut dinilai penting agar kesempatan memperoleh bantuan biaya pendidikan dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan.
UT Bengkulu juga berharap adanya tambahan kuota beasiswa pada masa mendatang sehingga semakin banyak calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Selain memperluas akses pendidikan, bantuan KIP Kuliah diharapkan dapat mendukung keberlangsungan studi mahasiswa hingga menyelesaikan perkuliahan.
Penerimaan 80 mahasiswa baru penerima beasiswa KIP Kuliah melalui aspirasi Ketua DPD RI tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pemerataan kesempatan pendidikan tinggi di UT Bengkulu.
Melalui program ini, mahasiswa penerima dapat memperoleh pembiayaan pendidikan sejak semester pertama hingga akhir masa studi dengan tetap memenuhi seluruh persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
- Penulis :
- Arian Mesa




