
Pantau - Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri masih melakukan pemeriksaan sampel DNA terhadap 10 jenazah korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum teridentifikasi setelah kapal tersebut tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Nur Khamid, mengatakan proses identifikasi terhadap 10 jenazah tersebut masih berlangsung hingga Jumat (9/10/2026).
Pihak kepolisian meminta keluarga korban bersabar menunggu hasil pemeriksaan karena proses pencocokan DNA membutuhkan waktu untuk memastikan identitas setiap jenazah.
"Kami mohon keluarga bersabar menanti hasil 10 jenazah ini karena pencocokkan DNA butuh waktu cukup lama," kata Nur Khamid di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (9/10/2026).
Menurut Nur Khamid, kesepuluh jenazah yang masih menjalani pemeriksaan merupakan korban yang ditemukan pada waktu berbeda selama rangkaian penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan telah mengambil dan mengirimkan sampel DNA para korban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan identitas jenazah sebelum hasil identifikasi disampaikan kepada pihak keluarga.
Sampel DNA Korban Kapal Virgo Dikirim ke Jakarta
Nur Khamid menjelaskan bahwa proses pengiriman sampel DNA dilakukan oleh tim DVI Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Much Sofwan.
Sampel DNA dari jenazah korban dikirim ke Laboratorium DNA Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan dan pencocokan identitas.
Pengiriman sampel ke Jakarta dilakukan karena Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin belum memiliki fasilitas pendukung yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan DNA.
"Kami di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin tidak memiliki fasilitas pendukung untuk tes DNA jadi harus dikirim ke Jakarta," jelasnya.
Pemeriksaan DNA menjadi bagian penting dalam proses identifikasi korban kecelakaan kapal, terutama terhadap jenazah yang belum dapat dipastikan identitasnya.
Tim DVI Polda Kalimantan Selatan terus berkoordinasi dengan Laboratorium DNA Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menyelesaikan pemeriksaan terhadap 10 jenazah tersebut.
Sebelumnya, Pusdokkes Polri telah berhasil mengidentifikasi 10 korban Kapal Virgo Transport 8 melalui pemeriksaan sampel DNA.
Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mengungkap identitas para korban yang jenazahnya telah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Sebanyak 72 Jenazah Berhasil Diidentifikasi, 10 Masih Menunggu Hasil DNA
Berdasarkan perkembangan penanganan korban hingga Jumat (9/10/2026), sebanyak 72 jenazah telah berhasil diidentifikasi dari total 82 jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Dengan demikian, masih terdapat 10 jenazah yang belum diketahui identitasnya dan sedang menunggu hasil pemeriksaan serta pencocokan DNA oleh Pusdokkes Polri.
Proses identifikasi tersebut terus dilakukan untuk memastikan identitas seluruh korban yang telah ditemukan dalam penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.
Kepolisian belum menyampaikan kepastian waktu penyelesaian pemeriksaan DNA terhadap 10 jenazah tersebut.
Polda Kalimantan Selatan melalui tim DVI masih melanjutkan proses identifikasi dengan dukungan fasilitas laboratorium DNA milik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Hasil pemeriksaan nantinya menjadi dasar untuk memastikan identitas korban sebelum disampaikan kepada keluarga masing-masing.
Basarnas Masih Cari 53 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Belum Ditemukan
Selain proses identifikasi jenazah, upaya pencarian terhadap korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan juga masih berlangsung.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih mengupayakan pencarian terhadap 53 korban yang dinyatakan belum ditemukan sejak kapal tersebut tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026.
Pencarian tersebut menjadi bagian dari penanganan kecelakaan kapal yang hingga kini masih menyisakan sejumlah korban tanpa kepastian keberadaan.
Dengan demikian, penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 masih mencakup dua proses utama, yakni identifikasi terhadap 10 jenazah yang belum diketahui identitasnya dan pencarian terhadap 53 korban yang belum ditemukan.
Polda Kalimantan Selatan melalui tim DVI terus menjalankan pemeriksaan identitas korban dengan dukungan Pusdokkes Polri, sementara Basarnas masih mengupayakan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
- Penulis :
- Shila Glorya




