HOME  ⁄  Nasional

Gubernur John Tabo Soroti Maraknya Peredaran Ganja di Wamena, Ajak Warga Papua Pegunungan Lindungi Generasi Muda

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Gubernur John Tabo Soroti Maraknya Peredaran Ganja di Wamena, Ajak Warga Papua Pegunungan Lindungi Generasi Muda
Foto: Gubernur Papua Pegunungan John Tabo memberikan keterangan kepada wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat 9/10/2026 (sumber: ANTARA/Yudhi Efendi)

Pantau - Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menyoroti maraknya peredaran ganja di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, yang dinilai mengancam masa depan generasi muda sekaligus berpotensi mengganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat.

John mengajak seluruh masyarakat di delapan kabupaten Provinsi Papua Pegunungan untuk bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan ganja maupun narkotika jenis lainnya.

Dalam keterangannya di Wamena pada Jumat, John menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat diperlukan untuk melindungi lingkungan tempat tinggal dari ancaman peredaran barang terlarang.

Menurutnya, upaya pemberantasan dan pencegahan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah serta aparat keamanan, tetapi membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

"Kami mengajak seluruh warga di delapan kabupaten untuk sama-sama menjaga lingkungannya dari bahaya ganja maupun narkotika jenis lainnya supaya daerah aman dan generasi muda terselamatkan," ujar John Tabo.

John Tabo Khawatir Peredaran Ganja di Wamena Ancam Generasi Muda

John menilai peredaran ganja di Papua Pegunungan telah menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama dari pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, dan masyarakat.

Ia mengaku melihat kondisi peredaran ganja yang mengkhawatirkan sehingga diperlukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penyalahgunaan narkotika.

Gubernur Papua Pegunungan tersebut secara khusus meminta masyarakat menyampaikan informasi mengenai bahaya ganja dan barang terlarang kepada anggota keluarga masing-masing.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama dalam melindungi anak-anak dan generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.

"Saya lihat ini ganja beredar luar biasa. Jadi tolong sampaikan ke keluarga-keluarga untuk menjaga barang-barang terlarang karena itu yang mengakibatkan terjadi korban di mana-mana," tegas John.

Kekhawatiran terhadap peredaran ganja di Wamena juga menjadi perhatian setelah aparat kepolisian mengungkap kasus narkotika pada September 2026.

Dalam pengungkapan tersebut, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jayawijaya menemukan 12 paket ganja saat melakukan penggeledahan di sejumlah rumah toko di kawasan Pasar Misi Wouma, Wamena.

Temuan tersebut menjadi salah satu kasus yang menunjukkan masih adanya persoalan peredaran narkotika di wilayah Wamena.

John menekankan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan agar penyalahgunaan barang terlarang tidak semakin meluas di tengah masyarakat.

Gubernur Papua Pegunungan Minta Keluarga dan ASN Aktif Cegah Narkotika

John Tabo menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat terdekat untuk memberikan pengawasan dan pemahaman mengenai bahaya barang terlarang.

Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam menjaga setiap anggotanya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan ganja maupun narkotika jenis lainnya.

Selain masyarakat umum, John juga meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan turut berperan aktif dalam menyampaikan pesan pencegahan narkotika.

Para ASN diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada keluarga, kerabat, serta masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

John menilai keterlibatan ASN dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko penggunaan barang terlarang sekaligus memperkuat upaya menjaga keamanan lingkungan.

Ia kembali mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Partisipasi warga dalam mengawasi lingkungan dinilai penting untuk mencegah berbagai ancaman yang dapat mengganggu ketenteraman, termasuk peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Situasi Keamanan Wamena Mulai Tenang, Warga Diminta Tetap Waspada

Selain menyoroti peredaran ganja, John Tabo turut menyampaikan perkembangan situasi keamanan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Berdasarkan pengamatannya, kondisi keamanan di Kota Wamena mulai menunjukkan situasi yang lebih tenang dalam beberapa malam terakhir.

John berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan agar masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Meski situasi mulai membaik, ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat kembali mengganggu keamanan dan ketenteraman daerah.

Ia meminta seluruh warga tetap menjaga kebersamaan serta berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang damai, baik di Kota Wamena maupun tujuh kabupaten lainnya di Papua Pegunungan.

John juga mengajak masyarakat untuk terus berdoa agar proses pemulihan keamanan di seluruh wilayah Papua Pegunungan dapat berjalan dengan baik.

"Mari kita terus berdoa supaya Kota Wamena, Jayawijaya dan tujuh kabupaten lainnya tetap pulih di dalam keamanan, kenyamanan dan kedamaian," kata John Tabo.

Melalui imbauan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menekankan pentingnya kerja sama antara keluarga, ASN, masyarakat, dan aparat keamanan dalam mencegah peredaran narkotika sekaligus menjaga stabilitas keamanan daerah.

Keterlibatan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu melindungi generasi muda dari bahaya narkotika serta mempertahankan suasana aman, nyaman, dan damai di delapan kabupaten Papua Pegunungan.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026