HOME  ⁄  Nasional

Kapal Buku Doulos Hope Hadir di Jakarta hingga 11 Oktober 2026, Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Impor Ribuan Buku Internasiona

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kapal Buku Doulos Hope Hadir di Jakarta hingga 11 Oktober 2026, Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Impor Ribuan Buku Internasiona
Foto: (Sumber :Jakarta, 09-10-2026 - Kehadiran Doulos Hope, kapal buku terapung internasional yang kini singgah di Jakarta Utara, memberikan kesempatan emas bagi masyarakat untuk mengakses berbagai literatur mancanegara. Kapal buku tersebut membawa lebih dari 2.000 judul buku dan dapat diakses masyarakat hingga 11 Oktober 2026.)

Pantau - Kapal buku terapung internasional Doulos Hope hadir di Jakarta Utara dengan membawa lebih dari 2.000 judul buku dari berbagai negara yang dapat diakses masyarakat hingga 11 Oktober 2026, dengan dukungan pelayanan kepabeanan dari Bea Cukai Tanjung Priok.

Kehadiran kapal tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap literatur internasional sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya melalui kegiatan pertukaran pengetahuan.

Bea Cukai Tanjung Priok turut mendukung kelancaran importasi buku yang masuk melalui kawasan Pelabuhan Tanjung Priok sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Galih Elham Setiawan, mengatakan pelayanan kepabeanan terhadap impor buku tidak hanya berkaitan dengan kegiatan perdagangan, tetapi juga mendukung akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan.

"Melalui pelayanan yang sesuai dengan ketentuan, kami berupaya memberikan dukungan agar buku dan berbagai sumber literatur dari mancanegara dapat hadir dan dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Galih dalam keterangan resmi, Jumat (9/10/2026).

Doulos Hope Bawa Lebih dari 2.000 Judul Buku ke Jakarta

Doulos Hope merupakan kapal buku terapung internasional yang berkeliling ke berbagai negara di kawasan Asia dan Pasifik.

Kapal tersebut menjalankan misi berbagi pengetahuan, bantuan, dan harapan melalui penyediaan buku serta interaksi dengan masyarakat di negara-negara yang dikunjungi.

Dalam kunjungannya ke Jakarta Utara, Doulos Hope membawa koleksi lebih dari 2.000 judul buku yang dapat diakses masyarakat hingga Minggu (11/10/2026).

Selain menghadirkan beragam literatur mancanegara, kapal tersebut juga menjadi sarana pertemuan dan pertukaran budaya.

Doulos Hope memiliki kru yang berasal dari sekitar 35 kewarganegaraan dengan latar belakang budaya yang beragam.

Keberagaman tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi dengan kru internasional sekaligus mengenal berbagai perspektif budaya.

Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran Impor Buku

Bea Cukai Tanjung Priok berperan dalam memberikan pelayanan dan pengawasan terhadap kegiatan importasi buku melalui kawasan pelabuhan.

Galih menjelaskan bahwa kelancaran impor buku merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kepabeanan dalam mendukung arus barang dan memberikan pelayanan kepada pengguna jasa.

Menurutnya, pelayanan yang efektif diperlukan agar berbagai sumber literatur internasional dapat masuk ke Indonesia sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Melalui pelayanan yang efektif dan sesuai dengan peraturan, Bea Cukai turut mendukung masuknya berbagai sumber literatur yang dapat memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap pengetahuan dari berbagai penjuru dunia," ujar Galih.

Dukungan tersebut juga mencakup pengawasan terhadap pemenuhan ketentuan kepabeanan dalam proses pemasukan buku dari luar negeri.

Buku Ilmu Pengetahuan Bisa Mendapat Pembebasan Bea Masuk

Bea Cukai menjelaskan bahwa buku ilmu pengetahuan yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh fasilitas pembebasan bea masuk.

Fasilitas tersebut diberikan berdasarkan ketentuan kepabeanan yang berlaku untuk mendukung ketersediaan sumber pengetahuan bagi masyarakat.

Dengan adanya fasilitas tersebut, importasi buku tertentu dapat memperoleh perlakuan kepabeanan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

Bea Cukai Tanjung Priok menegaskan bahwa pemberian fasilitas tetap dilakukan melalui mekanisme pelayanan dan pengawasan sesuai peraturan perundang-undangan.

Bea Cukai Tanjung Priok Layani Lebih dari 14.000 Impor Buku pada 2025

Sepanjang 2025, Bea Cukai Tanjung Priok mencatat telah melayani lebih dari 14.000 kegiatan impor buku dengan jumlah keseluruhan mencapai jutaan eksemplar.

Data tersebut menunjukkan besarnya volume pemasukan literatur dari berbagai negara melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

"Tingginya volume tersebut mencerminkan keberagaman sumber literatur dari berbagai negara yang masuk melalui salah satu gerbang perdagangan internasional Indonesia," ujar Galih.

Menurut Bea Cukai, kehadiran Doulos Hope menjadi salah satu contoh keterkaitan antara pelayanan kepabeanan dan upaya memperluas akses masyarakat terhadap literatur internasional.

Bea Cukai Tanjung Priok menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang efektif dan sesuai ketentuan guna mendukung kelancaran arus barang, termasuk impor buku dari berbagai negara.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026