
Pantau - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat kembali membuka jalur wisata pendakian Gunung Papandayan di Kabupaten Garut setelah fenomena api biru atau blue fire di kawasan kawah menghilang dan aktivitas gunung dinyatakan berada pada Level I atau normal.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jawa Barat Vitriana Yulalita mengatakan jalur wisata tersebut telah dibuka kembali sejak 29 September 2026 dengan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung.
Meski pendakian kembali diperbolehkan, wisatawan diminta tidak berlama-lama di sekitar kawah dan tetap mematuhi seluruh ketentuan keselamatan.
"Blue fire sudah hilang, kegiatan wisata sudah dibuka kembali dengan pemantauan. Wisatawan diharapkan hanya melintas, tidak berhenti lama di area kawah," kata Vitriana di Garut, Minggu (11/10/2026).
Jalur Pendakian Papandayan Dibuka Setelah Fenomena Api Biru Hilang
Vitriana menjelaskan fenomena api biru pertama kali terpantau di kawasan kawah Gunung Papandayan pada 24 September 2026.
Kemunculan fenomena tersebut membuat pengelola memberlakukan pembatasan terhadap wisatawan yang hendak melintasi atau mendekati kawasan kawah.
Pembatasan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya yang berkaitan dengan aktivitas vulkanik di lokasi tersebut.
BBKSDA Jawa Barat kemudian berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta PT AIL selaku pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan.
Pemantauan bersama dilakukan untuk memastikan perkembangan fenomena api biru sekaligus menilai kondisi keamanan kawasan wisata.
Setelah fenomena tersebut tidak lagi terpantau, jalur wisata kembali dibuka pada 29 September 2026.
PVMBG Nyatakan Aktivitas Gunung Papandayan Berada pada Level Normal
Keputusan membuka kembali jalur pendakian mempertimbangkan hasil pemantauan aktivitas Gunung Papandayan oleh Badan Geologi melalui PVMBG.
Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas gunung berada pada Level I atau normal.
"Hal tersebut dengan mempertimbangkan bahwa fenomena tersebut telah hilang serta aktivitas Gunung Papandayan yang diukur oleh Badan Geologi PVMBG berada pada Level I (normal)," katanya.
Meskipun status aktivitas gunung berada pada tingkat normal, pengawasan terhadap kawasan kawah tetap dilaksanakan.
BBKSDA bersama pengelola wisata terus memantau kondisi lapangan dan aktivitas pengunjung untuk menjaga keselamatan selama kegiatan wisata berlangsung.
Wisatawan Dilarang Berhenti Lama di Kawasan Kawah
BBKSDA Jawa Barat mengingatkan wisatawan agar tetap berhati-hati ketika melintasi jalur pendakian yang berada di sekitar kawah Gunung Papandayan.
Pengunjung diperbolehkan melintasi kawasan tersebut, tetapi tidak dianjurkan berhenti dalam waktu lama.
Ketentuan tersebut tetap diberlakukan meskipun fenomena api biru sudah tidak terlihat.
Petugas juga terus mengingatkan wisatawan untuk mengikuti arahan pengelola dan mematuhi aturan selama berada di kawasan taman wisata alam.
Pengawasan dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi risiko keselamatan pengunjung.
Berkemah di Pondok Saladah Masih Dilarang
Selain pembatasan aktivitas di kawasan kawah, BBKSDA Jawa Barat masih melarang kegiatan berkemah di Pondok Saladah.
Larangan tersebut diberlakukan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan di kawasan Gunung Papandayan.
"Masih pembatasan untuk camping di Pondok Saladah terkait pencegahan karhut (kebakaran hutan)," katanya.
Dengan demikian, pembukaan kembali jalur wisata pendakian belum mencakup seluruh aktivitas wisata yang sebelumnya dibatasi.
Wisatawan yang berkunjung tetap harus memperhatikan ketentuan pengelola, khususnya mengenai lokasi yang boleh dilalui dan area yang belum diperbolehkan untuk berkemah.
Pengelola Pastikan Kunjungan Wisata Gunung Papandayan Berjalan Normal
Manajer Operasional Taman Wisata Alam Gunung Papandayan Amin Kaban membenarkan bahwa jalur pendakian telah kembali dibuka untuk wisatawan.
Menurut Amin, kegiatan wisata sudah dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan pemantauan keselamatan di kawasan tersebut.
"Kalau terkait apa yang disampaikan BBKSDA memang benar (dibuka) dan tingkat pengunjung masih seperti biasa," kata Amin Kaban.
Ia menyebut tingkat kunjungan wisatawan masih berlangsung seperti biasanya setelah pembukaan kembali jalur pendakian.
BBKSDA Jawa Barat bersama pengelola akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan kegiatan wisata Gunung Papandayan berlangsung sesuai ketentuan keselamatan.
Wisatawan diimbau tetap mematuhi larangan berlama-lama di kawasan kawah serta pembatasan berkemah di Pondok Saladah meskipun fenomena api biru telah menghilang.
- Penulis :
- Gerry Eka




