
Pantau - Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Blitar, Jawa Timur, menghadirkan inovasi layanan Pasporia atau Paspor Ceria untuk memudahkan masyarakat mengurus paspor pada akhir pekan, sekaligus meningkatkan kuota pelayanan harian dari 120 menjadi 210 permohonan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Blitar Aditya Nursanto mengatakan program tersebut merupakan upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat melalui sistem jemput bola.
“Melalui Pasporia, kami berupaya menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Masyarakat tetap bisa mengakses layanan paspor di tengah aktivitas akhir pekan,” katanya di Kediri, Minggu (11/10/2026).
Layanan tersebut dilaksanakan di wilayah kerja Imigrasi Blitar, termasuk Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Sebanyak 15 pemohon memanfaatkan kegiatan Pasporia untuk mengikuti tahapan pengambilan foto dan wawancara paspor.
Pasporia Permudah Pengurusan Paspor pada Akhir Pekan
Aditya menjelaskan bahwa Pasporia ditujukan bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan waktu untuk mengurus dokumen perjalanan pada hari kerja.
Melalui kegiatan tersebut, petugas imigrasi memberikan pelayanan langsung di ruang publik agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
Selain pengambilan foto dan wawancara, petugas juga menyediakan informasi mengenai persyaratan dan prosedur pengurusan paspor.
Masyarakat dapat berkonsultasi mengenai berbagai persoalan keimigrasian, termasuk penanganan paspor hilang atau rusak.
Petugas turut memberikan edukasi mengenai layanan digital Direktorat Jenderal Imigrasi agar masyarakat memahami pilihan pelayanan yang tersedia.
Aditya menyebut inovasi tersebut menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kami terus mendorong pelayanan publik yang responsif, adaptif, dan humanis sejalan dengan semangat Imigrasi untuk rakyat. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang semakin dekat, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata dia.
Kuota Pelayanan Paspor Naik 75 Persen
Selain menghadirkan Pasporia, Kantor Imigrasi Blitar meningkatkan kapasitas pelayanan permohonan paspor harian sebesar 75 persen.
Kuota yang sebelumnya hanya 120 permohonan per hari kini ditambah menjadi 210 permohonan.
Kebijakan tersebut diambil untuk mengakomodasi meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap dokumen perjalanan.
Imigrasi Blitar mencatat rata-rata permohonan paspor saat ini mencapai sekitar 150 orang setiap hari.
Dengan kapasitas baru sebanyak 210 permohonan, kantor imigrasi memiliki ruang pelayanan yang lebih besar untuk menampung kebutuhan pemohon.
Penambahan kuota tersebut juga diharapkan dapat mempercepat proses pengurusan paspor dan mengurangi antrean masyarakat.
Imigrasi Blitar Sesuaikan Fasilitas dan Jumlah Petugas
Peningkatan kapasitas pelayanan dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan sarana dan prasarana serta jumlah petugas yang tersedia.
Langkah tersebut diperlukan agar kualitas pelayanan tetap terjaga meskipun jumlah permohonan meningkat.
Kantor Imigrasi Blitar juga terus mengembangkan pelayanan di luar kantor melalui kegiatan yang menjangkau masyarakat secara langsung.
Pelaksanaan Pasporia di Tulungagung menjadi salah satu bentuk upaya memperluas akses pelayanan keimigrasian di wilayah kerjanya.
Melalui peningkatan kuota dan pelayanan akhir pekan, Imigrasi Blitar berharap masyarakat dapat mengurus paspor dengan lebih mudah tanpa harus mengganggu aktivitas pada hari kerja.
- Penulis :
- Gerry Eka




