HOME  ⁄  Nasional

Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Lapak di Kalideres Jakarta Barat, 48 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Lapak di Kalideres Jakarta Barat, 48 Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Foto: (Sumber :Kebakaran melahap sejumlah bangunan di Jalan Peta Selatan RT.11 RW.1 Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat Minggu (11/10/2026) malam. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakbar.)

Pantau - Kebakaran melanda sejumlah rumah, lapak usaha, dan gudang distributor paket di Jalan Peta Selatan RT 011/RW 01, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (11/10/2026) malam, hingga menyebabkan 48 warga dari 11 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 95 personel dikerahkan untuk mengatasi kobaran api yang dengan cepat merambat ke sejumlah bangunan.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan kebakaran menghanguskan berbagai bangunan permukiman dan tempat usaha.

"Jumlah objek terbakar itu ada empat lapak, satu lapak mabel, empat rumah dan satu distributor paket online," kata Syaiful saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Kebakaran Bermula Saat Warga Terbangun karena Listrik Padam

Syaiful menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Wildan pada Minggu malam sekitar pukul 23.13 WIB.

Saat kejadian, Wildan sedang tidur sebelum akhirnya terbangun karena aliran listrik di rumahnya tiba-tiba padam.

Ketika memeriksa keadaan sekitar, Wildan melihat bagian atap rumah sudah terbakar dan api mulai menjalar ke bangunan lainnya.

"Pelapor sedang tidur, namun terbangun dikarenakan listrik padam. Dan tak sengaja melihat atap rumah sudah terbakar lalu merambat ke gudang paket dan sekitarnya," katanya.

Melihat api semakin membesar, warga segera menghubungi petugas Gulkarmat Jakarta Barat untuk meminta bantuan pemadaman.

Kobaran api kemudian meluas hingga menghanguskan rumah warga, sejumlah lapak, dan tempat usaha distributor paket.

Sebanyak 95 Petugas Dikerahkan, Pemadaman Berlangsung Lebih dari Lima Jam

Petugas pemadam kebakaran mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 23.19 WIB atau sekitar enam menit setelah laporan diterima.

Sebanyak 19 unit armada pemadam kebakaran dan 95 personel diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api.

Proses pemadaman sempat mengalami kesulitan karena api merambat dengan cepat ke sejumlah bangunan yang berada di sekitar titik kebakaran.

Petugas terus melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan pada Senin dini hari.

"Proses pemadaman mulai pukul 23.19 WIB dan selesai pukul 04.40 WIB," kata Syaiful.

Dengan demikian, operasi pemadaman berlangsung sekitar lima jam 21 menit sejak petugas mulai bekerja di lokasi.

Sebanyak 48 Warga Mengungsi Akibat Kehilangan Rumah

Kebakaran tersebut mengakibatkan 11 kepala keluarga yang terdiri atas 48 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Seluruh warga terdampak masih berada di lokasi pengungsian sementara setelah rumah mereka dilalap api.

Selain merusak bangunan tempat tinggal, kebakaran juga menghanguskan sejumlah lapak usaha dan satu tempat distributor paket daring.

Belum ada informasi mengenai total kerugian material akibat peristiwa tersebut.

Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran

Syaiful menyebut gangguan kelistrikan sebagai dugaan awal penyebab kebakaran yang melanda kawasan permukiman tersebut.

"Fenomena kelistrikan," ujarnya.

Dugaan itu disampaikan berdasarkan keterangan awal mengenai peristiwa kebakaran, termasuk laporan warga yang terbangun setelah listrik padam.

Hingga Senin (12/10/2026), belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan teknis untuk memastikan sumber api.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026