
Pantau - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, sehingga total korban meninggal dunia yang telah diketahui identitasnya kini mencapai 77 orang.
Kelima korban yang baru berhasil diidentifikasi tersebut seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol dr Much Sofwan, menyampaikan hasil identifikasi tersebut di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin pada Senin (12/10).
"Kelimanya laki-laki diketahui dari rangkaian pemeriksaan dan pencocokan termasuk hasil sampel DNA," kata Sofwan.
Proses identifikasi dilakukan melalui serangkaian pemeriksaan forensik dan pencocokan data, termasuk menggunakan hasil pemeriksaan sampel DNA untuk memastikan identitas masing-masing korban.
Lima Korban Teridentifikasi Berasal dari Jawa Timur
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim DVI Polda Kalimantan Selatan, lima jenazah yang berhasil diidentifikasi berasal dari Kabupaten Nganjuk, Tulungagung, Banyuwangi, Malang, dan Jember.
Korban pertama diketahui bernama Warmin (41), laki-laki asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Korban kedua adalah Sukardi (51), laki-laki asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Selanjutnya, korban ketiga bernama Ponco Budi Raharjo (46), laki-laki asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Korban keempat diketahui bernama Agus Ribut Setyo Budi (48), laki-laki asal Malang, Jawa Timur.
Sementara itu, korban kelima adalah M. Abdul Rosyid (28), laki-laki asal Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Keberhasilan identifikasi lima jenazah tambahan tersebut menambah jumlah korban Kapal Virgo Transport 8 yang telah diketahui identitasnya menjadi 77 orang.
Dari total 82 jenazah korban yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, masih terdapat lima jenazah yang belum berhasil diidentifikasi.
Sebanyak 53 Korban Kapal Virgo Transport 8 Masih Belum Ditemukan
Sementara proses identifikasi jenazah terus dilakukan, tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap puluhan korban yang belum ditemukan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Nur Khamid, menyampaikan bahwa operasi pencarian masih berlangsung untuk menemukan korban yang dinyatakan hilang sejak kecelakaan kapal tersebut.
Berdasarkan data kepolisian, sebanyak 53 orang masih belum ditemukan setelah Kapal Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026.
Kapal tersebut diketahui mengangkut total 243 orang yang terdiri atas penumpang dan awak kapal ketika mengalami kecelakaan.
Dari jumlah tersebut, tim SAR gabungan telah menemukan sebanyak 190 orang selama berlangsungnya operasi pencarian dan penyelamatan.
Sebanyak 108 orang di antaranya ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 82 orang lainnya ditemukan meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 53 orang yang belum ditemukan berdasarkan data terakhir yang disampaikan Polda Kalimantan Selatan.
Polisi Masih Berupaya Mengidentifikasi Lima Jenazah
Di tengah berlanjutnya operasi pencarian, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan masih menghadapi tugas mengungkap identitas lima jenazah yang belum teridentifikasi.
Pemeriksaan dan pencocokan data menjadi bagian penting dalam proses identifikasi untuk memastikan identitas korban secara akurat.
Hingga Senin (12/10), sebanyak 77 dari total 82 jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin telah berhasil diidentifikasi.
Sementara itu, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap 53 korban lainnya yang belum ditemukan sejak tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
- Penulis :
- Leon Weldrick




