HOME  ⁄  Nasional

Diaspora Indonesia Promosikan Batik dan Seni Nusantara di Amerika Serikat, PIM-USA Resmi Dibentuk di Washington DC

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Diaspora Indonesia Promosikan Batik dan Seni Nusantara di Amerika Serikat, PIM-USA Resmi Dibentuk di Washington DC
Foto: (Sumber :Perempuan Indonesia Maju di Amerika Serikat (PIM-USA) diresmikan di Kampus University of the District of Columbia, Amerika Serikat pada Sabtu (10/10/2026). (ANTARA FOTO/HO-KBRI Washington DC).)

Pantau - Komunitas diaspora Indonesia di Amerika Serikat memperkenalkan batik dan berbagai kesenian tradisional Nusantara melalui peragaan busana, pertunjukan musik, serta tarian daerah dalam perayaan Hari Batik Sedunia 2026 di Washington DC, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian organisasi Perempuan Indonesia Maju di Amerika Serikat (PIM-USA) yang berlangsung di kampus University of the District of Columbia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

"Batik Indonesia, yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda sejak 2009, diperkenalkan melalui peragaan busana yang memperlihatkan keindahan motif dan keragaman tradisi Nusantara,” kata Indroyono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Batik dan Kesenian Tradisional Indonesia Ditampilkan di Washington DC

Perayaan Hari Batik Sedunia 2026 di Washington DC menghadirkan sejumlah pertunjukan seni yang mencerminkan keberagaman budaya Indonesia.

Salah satu kegiatan utama adalah peragaan busana batik yang menampilkan berbagai motif khas Nusantara.

Peragaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan UNESCO sejak 2009.

Selain batik, acara tersebut menampilkan pertunjukan musik tradisional kolintang dan angklung.

Sejumlah tarian daerah dari Jakarta dan Bali juga dipentaskan dalam kegiatan tersebut.

Para peserta turut menampilkan tari Poco-Poco yang menjadi salah satu kesenian populer Indonesia.

Kegiatan promosi budaya tersebut dilengkapi dengan penyajian beragam kuliner khas Nusantara.

Melalui rangkaian acara tersebut, komunitas diaspora Indonesia memperkenalkan kekayaan seni, busana, musik, dan makanan tradisional kepada masyarakat di Amerika Serikat.

Organisasi Perempuan Indonesia Maju Resmi Hadir di Amerika Serikat

Perayaan budaya tersebut berlangsung bersamaan dengan peresmian Perempuan Indonesia Maju di Amerika Serikat atau PIM-USA.

Organisasi itu diresmikan di University of the District of Columbia, Washington DC, pada Sabtu (10/10/2026).

PIM-USA merupakan bagian dari jaringan Perempuan Indonesia Maju yang berpusat di Jakarta.

Organisasi tersebut berbasis di kawasan Washington DC, Maryland, dan Virginia.

Kehadiran PIM-USA ditujukan untuk mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat.

Program organisasi mencakup bidang pendidikan, kepemimpinan, kegiatan sosial, serta pelestarian budaya Indonesia.

PIM-USA juga memiliki perhatian terhadap upaya memperkenalkan dan menjaga warisan budaya Nusantara bagi generasi diaspora Indonesia.

Pemerintah Dorong Batik Indonesia Semakin Dikenal Dunia

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan pemerintah terus mendorong promosi dan pengembangan batik agar semakin dikenal masyarakat internasional.

Upaya tersebut juga mencakup perlindungan motif batik melalui mekanisme kekayaan intelektual komunal.

Fadli menilai Indonesia memiliki beragam jenis kain tradisional atau wastra yang menjadi bagian penting dari kekayaan budaya nasional.

Selain batik, keragaman wastra Indonesia mencakup songket, tenun, dan ikat yang berkembang di berbagai daerah.

Pemerintah mendorong pelestarian dan pengenalan berbagai warisan budaya tersebut kepada masyarakat luas.

Perayaan Hari Batik Sedunia di Washington DC menjadi salah satu kegiatan diaspora Indonesia dalam memperkenalkan budaya Nusantara di luar negeri.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026