HOME  ⁄  Nasional

Lapas Perempuan Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi 247 Warga Binaan dan 45 Pegawai, Hasil Skrining TBC Negatif

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Lapas Perempuan Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi 247 Warga Binaan dan 45 Pegawai, Hasil Skrining TBC Negatif
Foto: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang, Sumatera Selatan, melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk 247 warga binaan (sumber: LPP Palembang)

Pantau - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang, Sumatera Selatan, menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 247 warga binaan dan 45 pegawai sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus mendeteksi dini berbagai risiko penyakit di lingkungan pemasyarakatan.

Sebanyak 292 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan pada hari pertama, termasuk skrining penyakit tuberkulosis (TBC) yang menunjukkan tidak adanya peserta terindikasi atau terduga mengidap penyakit tersebut.

Kepala Lapas Perempuan Palembang, Desi Andriyani, mengatakan bahwa pelaksanaan CKG merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam mendukung program nasional di bidang kesehatan.

Menurut Desi, pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh diperlukan untuk memastikan kondisi pegawai dan warga binaan tetap terpantau sehingga dapat mendukung kelancaran tugas serta kegiatan pembinaan di lingkungan lapas.

"Kesehatan pegawai dan warga binaan merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif. Melalui pemeriksaan menyeluruh ini, kami memastikan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit dapat dilakukan secara cepat dan tepat," ujar Desi di Palembang, Selasa (13/10/2026).

Sebanyak 292 Peserta Jalani Pemeriksaan, Tidak Ditemukan Terduga TBC

Dokter Klinik Lapas Perempuan Palembang, Windy Kirani, menjelaskan bahwa pelaksanaan CKG pada hari pertama berhasil menjangkau 45 pegawai dan 247 warga binaan.

Seluruh peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan umum serta skrining untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit tuberkulosis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan pegawai maupun warga binaan yang terindikasi atau diduga mengalami TBC.

"Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap 45 pegawai dan 247 warga binaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan secara keseluruhan, seluruh peserta dinyatakan tidak ada yang terindikasi atau suspect TBC," kata Windy.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa seluruh peserta yang menjalani skrining pada hari pertama tidak teridentifikasi sebagai terduga TBC.

Pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari langkah pencegahan penyakit menular sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan kesehatan di lingkungan lapas.

Melalui kegiatan tersebut, pihak lapas berupaya memastikan potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dan pencegahan dapat dilakukan secara tepat.

Pemeriksaan Meliputi Gula Darah, HIV hingga Hepatitis

Pelaksanaan CKG di Lapas Perempuan Palembang mencakup berbagai jenis pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kondisi fisik dan mendeteksi risiko penyakit pada peserta.

Pemeriksaan diawali dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk memperoleh gambaran kondisi tubuh serta status kesehatan pegawai dan warga binaan.

Petugas kesehatan juga melakukan pengukuran lingkar perut dan tekanan darah guna membantu mengidentifikasi faktor risiko gangguan kesehatan, termasuk penyakit tidak menular.

Selain itu, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan mata untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan penglihatan.

Pemeriksaan kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) juga dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan fisik umum.

Petugas turut memeriksa kesehatan gigi dan mulut untuk mendeteksi gangguan yang mungkin memerlukan penanganan lebih lanjut.

Pemeriksaan lainnya meliputi pengecekan gula darah sewaktu (GDS) guna membantu mengidentifikasi kemungkinan gangguan kadar gula darah pada peserta.

Setelah menjalani pemeriksaan fisik, peserta mengikuti skrining penyakit menular yang mencakup tuberkulosis, HIV, dan hepatitis.

Kegiatan CKG juga meliputi skrining penyakit tidak menular (PTM) sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai risiko gangguan kesehatan.

Melalui rangkaian pemeriksaan tersebut, pihak lapas berupaya memperoleh gambaran kondisi kesehatan seluruh peserta sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit.

Lapas Perempuan Palembang Gandeng Tiga Puskesmas

Program Cek Kesehatan Gratis tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara Tim Kesehatan Lapas Perempuan Palembang dan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Palembang.

Tiga fasilitas kesehatan yang terlibat yakni Puskesmas Merdeka, Puskesmas Dempo, dan Puskesmas 23 Ilir.

Pelaksanaan kegiatan tersebut berada di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Kota Palembang untuk mendukung kelancaran pemeriksaan kesehatan bagi pegawai dan warga binaan.

Kolaborasi antara tim kesehatan lapas dan ketiga puskesmas menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Kerja sama tersebut juga mendukung pelaksanaan pemeriksaan secara menyeluruh agar kondisi kesehatan peserta dapat terpantau dengan baik.

Dukung Program Kesehatan Nasional dan Pencegahan Penyakit

Pelaksanaan CKG di Lapas Perempuan Palembang merupakan bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Selain itu, kegiatan tersebut turut mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan pelayanan kesehatan dan pencegahan penyakit.

Program pemeriksaan kesehatan ini diarahkan untuk meningkatkan upaya deteksi dini, memperkuat pencegahan penyakit menular, serta mendukung kesejahteraan pegawai dan warga binaan.

Kesehatan pegawai dan warga binaan menjadi salah satu aspek penting dalam menunjang pelaksanaan tugas serta kegiatan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui pemeriksaan terhadap 247 warga binaan dan 45 pegawai, Lapas Perempuan Palembang berupaya memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat dan produktif.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026