HOME  ⁄  Nasional

Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Gantikan Posisi KSAD

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Gantikan Posisi KSAD
Foto: Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita saat mengikuti upacara serah terima jabatan di Ruang Hening Gedung Soedirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat 16/10/2026 (sumber: Puspen Mabes TN)

Pantau - Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmi menyerahkan jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) kepada Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (16/10/2026).

Dalam upacara yang sama, Tandyo Budi Revita juga menyerahkan jabatan Wakil Panglima TNI kepada Maruli Simanjuntak sehingga kedua perwira tinggi tersebut resmi bertukar posisi dalam struktur kepemimpinan TNI.

Serah terima jabatan berlangsung di Ruang Hening, Gedung Soedirman, Markas Besar TNI, sebagaimana disampaikan melalui siaran pers resmi Pusat Penerangan (Puspen) TNI yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.

Pergantian tersebut menandai perubahan kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Darat sekaligus pengisian jabatan Wakil Panglima TNI.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Jenderal TNI Muhammad Nas, menjelaskan bahwa pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan.

"Ini merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI yang bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas," kata Nas.

Tandyo Budi Revita Resmi Jabat KSAD Gantikan Maruli Simanjuntak

Melalui serah terima jabatan tersebut, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita resmi mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Tandyo sebelumnya menjabat sebagai Wakil Panglima TNI sebelum menerima jabatan baru sebagai pimpinan TNI Angkatan Darat.

Sementara itu, Maruli yang sebelumnya memimpin TNI Angkatan Darat kini mengemban tugas sebagai Wakil Panglima TNI menggantikan Tandyo.

Pertukaran jabatan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian struktur kepemimpinan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Menurut Puspen TNI, proses serah terima jabatan dilakukan untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran pelaksanaan tugas organisasi.

Pergantian pejabat juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas melalui penyesuaian tanggung jawab dan kewenangan masing-masing pimpinan.

Dengan diterimanya jabatan KSAD, Tandyo Budi Revita kini memiliki tanggung jawab kepemimpinan dalam menjalankan tugas organisasi TNI Angkatan Darat.

Di sisi lain, Maruli Simanjuntak mengemban tanggung jawab baru sebagai Wakil Panglima TNI dalam struktur kepemimpinan Markas Besar TNI.

Pelaksanaan serah terima jabatan tersebut sekaligus menjadi penanda resmi peralihan tugas dan kewenangan antara kedua perwira tinggi.

Puspen TNI Sebut Pergantian Jabatan Bagian dari Dinamika Organisasi

Kapuspen Mabes TNI Muhammad Nas menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga keberlanjutan pelaksanaan tugas.

Menurutnya, kesinambungan kepemimpinan menjadi salah satu faktor penting agar organisasi TNI tetap mampu menjalankan tanggung jawab secara efektif.

Serah terima jabatan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas organisasi melalui penempatan pejabat pada posisi kepemimpinan yang baru.

Puspen TNI menjelaskan bahwa proses pergantian tersebut diharapkan dapat memberikan landasan yang kuat bagi pejabat baru dalam menjalankan kewenangan dan tanggung jawab masing-masing.

Dengan kepemimpinan baru, pelaksanaan tugas di lingkungan TNI Angkatan Darat maupun Markas Besar TNI diharapkan tetap berjalan sesuai dengan fungsi organisasi.

Pergantian jabatan antara Maruli dan Tandyo juga diarahkan untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas pokok TNI dalam bidang pertahanan negara.

Kesinambungan kepemimpinan dinilai penting untuk menjaga efektivitas pelaksanaan tugas sekaligus memastikan tanggung jawab organisasi dapat terus dijalankan.

TNI Harapkan Kepemimpinan Baru Perkuat Pelaksanaan Tugas Pertahanan Negara

Muhammad Nas menyampaikan harapan agar pergantian jabatan tersebut semakin memperkuat pelaksanaan tugas TNI dalam menjaga pertahanan negara.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu mempertahankan kesinambungan organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

"Diharapkan TNI semakin optimal dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai garda terdepan pertahanan negara serta memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," tutup Nas.

Melalui serah terima jabatan tersebut, TNI menegaskan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas organisasi.

Penempatan Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI dan Tandyo Budi Revita sebagai KSAD menjadi bagian dari dinamika organisasi yang diarahkan untuk memperkuat efektivitas kepemimpinan.

TNI berharap kedua pejabat dapat menjalankan tanggung jawab baru secara optimal guna mendukung pelaksanaan tugas pertahanan serta memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026