HOME  ⁄  Nasional

Kapolri Suyudi Ario Seto Temui Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Surabaya, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kapolri Suyudi Ario Seto Temui Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Surabaya, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama
Foto: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan Pondok Pesantren Miftachussunah, Surabaya, Sabtu 17/10/2026 (sumber: Humas Polri)

Pantau - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan silaturahmi kepada Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan Pondok Pesantren Miftachussunah, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, guna mempererat hubungan antara Polri dan kalangan ulama.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat komunikasi dan membangun kedekatan dengan tokoh agama dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta keamanan masyarakat.

"Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan dan komunikasi antara Polri dengan para ulama serta tokoh agama," sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Polri.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, serta sejumlah Pejabat Utama Markas Besar Polri.

Kehadiran jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah daerah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dengan para ulama dan tokoh agama, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Kapolri dan Rais Aam PBNU Bertemu dalam Suasana Hangat

Pertemuan antara Kapolri Suyudi Ario Seto dan KH Miftachul Akhyar berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.

Sejumlah ulama turut hadir dalam kegiatan silaturahmi yang mempertemukan unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan tokoh agama tersebut.

Kegiatan itu diisi dengan berbagai pembahasan yang berlangsung dalam suasana rukun dan harmonis sebagai bagian dari upaya menjaga komunikasi antara Polri dan kalangan ulama.

Melalui pertemuan tersebut, Polri berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan para tokoh agama dapat terus dipelihara dan diperkuat secara berkelanjutan.

Penguatan komunikasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kehidupan sosial masyarakat, terutama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Polri menilai hubungan yang erat dengan ulama menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Selain memperkuat hubungan kelembagaan, silaturahmi tersebut menjadi sarana untuk menjaga kedekatan antara aparat penegak hukum dan tokoh agama yang memiliki pengaruh di tengah masyarakat.

Polri Gandeng Ulama untuk Menjaga Persatuan dan Kerukunan

Polri menegaskan pentingnya peran ulama dan tokoh agama dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat, termasuk melalui penyampaian pesan-pesan perdamaian dan persaudaraan.

Tokoh agama dinilai memiliki kedudukan strategis dalam mengajak masyarakat menjaga toleransi serta memperkuat hubungan antarkelompok dengan latar belakang yang beragam.

Peran tersebut menjadi salah satu alasan Polri terus membangun komunikasi dengan kalangan ulama melalui berbagai kegiatan silaturahmi.

"Karena ulama dan tokoh agama memiliki peran penting di tengah masyarakat, termasuk dalam menyampaikan pesan-pesan kesejukan, memperkuat persaudaraan, serta merawat toleransi dan kehidupan masyarakat yang harmonis," tutup siaran pers tersebut.

Melalui hubungan yang semakin erat, Polri berharap para ulama dapat terus berkontribusi dalam menyampaikan pesan-pesan yang mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan damai.

Penguatan hubungan tersebut juga diarahkan untuk menjaga persatuan serta mencegah munculnya persoalan sosial yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat.

Silaturahmi Diharapkan Perkuat Stabilitas Keamanan Jawa Timur

Jawa Timur menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam kegiatan silaturahmi tersebut karena melibatkan unsur pemerintah daerah, jajaran kepolisian, dan tokoh agama setempat.

Kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menunjukkan keterlibatan pemerintah daerah dan kepolisian dalam membangun komunikasi dengan kalangan ulama.

Polri berharap hubungan yang terjalin melalui pertemuan tersebut dapat mendukung upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat di Jawa Timur.

Selain itu, komunikasi yang berkelanjutan dengan tokoh agama diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.

Kunjungan Kapolri kepada Rais Aam PBNU tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan organisasi keagamaan dalam mendukung persatuan nasional.

Melalui silaturahmi ini, Polri berharap kerja sama dengan para ulama dan tokoh agama terus terjaga sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap stabilitas keamanan serta terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan kondusif.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026