HOME  ⁄  Nasional

BBPJN Alokasikan Rp10,6 Miliar untuk Perbaikan Jalan Blora-Rembang, Gorong-Gorong Blora-Cepu Mulai Dibangun

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BBPJN Alokasikan Rp10,6 Miliar untuk Perbaikan Jalan Blora-Rembang, Gorong-Gorong Blora-Cepu Mulai Dibangun
Foto: Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–Yogyakarta, melaksanakan perkejaan pembuatan gorong-gorong di Jalan Nasional Blora-Cepu, di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Pantau - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,6 miliar untuk pemeliharaan dan rehabilitasi jalan nasional di Kabupaten Blora dan Rembang, Jawa Tengah, termasuk pembangunan gorong-gorong di jalur Blora-Cepu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.6 Provinsi Jawa Tengah BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta Agus Setyawan mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk menangani kerusakan jalan sekaligus memperbaiki infrastruktur pendukung.

"Anggaran sebesar itu, dialokasikan untuk rehabilitasi jalan, pemeliharaan rutin kondisi jalan, penanganan holding, serta pemeliharaan berkala jembatan," kata Agus di Blora, Minggu (18/10/2026).

Pekerjaan tersebut mencakup sejumlah ruas jalan nasional di Blora dan Rembang yang mengalami kerusakan, termasuk lubang pada permukaan jalan akibat tingginya curah hujan.

Selain perbaikan badan jalan, BBPJN juga melakukan penanganan drainase dan jembatan untuk menjaga kelancaran serta keselamatan lalu lintas.

BBPJN Bangun Gorong-Gorong di Jalur Nasional Blora-Cepu

Salah satu pekerjaan dalam paket pemeliharaan jalan nasional tersebut adalah pembangunan gorong-gorong di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora.

Pekerjaan yang berada di ruas Jalan Nasional Blora-Cepu itu telah dimulai sejak 14 Oktober 2026.

Agus menjelaskan bahwa proyek tersebut mencakup pembangunan satu unit gorong-gorong dengan lebar 1,2 meter, kedalaman 1,5 meter, dan panjang 12 meter.

Pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan memperlancar aliran air di sekitar badan jalan.

"Pembangunan gorong-gorong ini untuk mengoptimalkan aliran air di sekitar badan jalan, sehingga dapat mengurangi risiko genangan saat hujan deras," ujarnya.

Selain membangun gorong-gorong baru, pekerjaan tersebut mencakup penanganan sistem drainase yang telah tersedia.

BBPJN juga membangun fasilitas penampungan air untuk membantu mengurangi risiko luapan air ke permukaan jalan.

Langkah tersebut dilakukan agar air hujan dapat dialirkan dengan lebih baik dan tidak mengganggu fungsi jalan nasional.

Proyek Perbaikan Jalan Libatkan Pekerja dan Alat Berat

Pelaksanaan pembangunan gorong-gorong di Kecamatan Jiken melibatkan lima pekerja dan tiga operator alat berat.

Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari paket preservasi jalan nasional yang mencakup sejumlah lokasi di Kabupaten Blora dan Rembang.

Penanganan tidak hanya difokuskan pada kerusakan permukaan jalan, tetapi juga pada infrastruktur pendukung yang berhubungan dengan kondisi badan jalan.

Sistem drainase menjadi salah satu perhatian karena genangan air dapat memperburuk kerusakan jalan, terutama ketika curah hujan tinggi.

Melalui pekerjaan tersebut, BBPJN berupaya mempertahankan fungsi jalan nasional sebagai jalur transportasi antardaerah.

Jalan Ahmad Yani dan Jenderal Sudirman Blora Ikut Diperbaiki

Selain ruas Blora-Cepu, BBPJN memasukkan sejumlah jalan nasional lainnya dalam paket pemeliharaan senilai Rp10,6 miliar.

Di Kabupaten Blora, pekerjaan mencakup Jalan Ahmad Yani sepanjang sekitar 1,3 kilometer.

Perbaikan juga dilakukan pada Jalan Jenderal Sudirman dengan panjang penanganan sekitar 0,5 kilometer.

Kedua ruas tersebut menjadi bagian dari kegiatan pemeliharaan untuk menangani kondisi jalan nasional di wilayah Blora.

Sementara itu, di Kabupaten Rembang, pekerjaan dilakukan pada Jalan Mantingan sepanjang sekitar 1,1 kilometer.

Paket pemeliharaan tersebut juga mencakup penanganan infrastruktur pendukung di Jembatan Sambong, Kabupaten Blora.

Dengan demikian, pekerjaan BBPJN meliputi perbaikan jalan, gorong-gorong, drainase, dan jembatan di sejumlah titik.

Curah Hujan Tinggi Picu Kerusakan Jalan Nasional

Agus menjelaskan bahwa kegiatan pemeliharaan dilakukan untuk menangani kerusakan pada ruas jalan nasional Rembang-Blora-Cepu.

Salah satu kerusakan yang menjadi perhatian adalah munculnya lubang pada badan jalan akibat tingginya curah hujan.

Kondisi tersebut membutuhkan penanganan pada permukaan jalan sekaligus perbaikan saluran air di sekitarnya.

Perbaikan drainase diharapkan dapat mengurangi risiko genangan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.

Selain itu, pemeliharaan jembatan dilakukan untuk menjaga fungsi infrastruktur penghubung pada jaringan jalan nasional.

BBPJN menargetkan pekerjaan tersebut dapat membantu mempertahankan kondisi jalan agar tetap layak digunakan.

"Dengan penanganan tersebut, kondisi jalan nasional di wilayah Blora dan Rembang diharapkan tetap terjaga sehingga mendukung kelancaran dan keselamatan lalu lintas," ujarnya.

Pemeliharaan senilai Rp10,6 miliar tersebut menjadi bagian dari upaya BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta menjaga kondisi jaringan jalan nasional di wilayah Blora dan Rembang.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026