HOME  ⁄  Nasional

RSUD Arifin Achmad Riau Operasi 17 Pasien Gangguan THT hingga Tumor dan Kanker, Libatkan Dokter dari Berbagai Daerah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

RSUD Arifin Achmad Riau Operasi 17 Pasien Gangguan THT hingga Tumor dan Kanker, Libatkan Dokter dari Berbagai Daerah
Foto: Tim dokter melakukan operasi dalam rangka memperingati Hari Mega Bakti Kesehatan Nasional di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Pantau - Sebanyak 17 pasien dari berbagai daerah di Provinsi Riau menjalani operasi gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) hingga penanganan tumor dan kanker di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Pekanbaru, pada 17–18 Oktober 2026.

Kegiatan operasi tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Mega Bakti Kesehatan Nasional (MBKN) ke-4 tahun 2026 yang diselenggarakan Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok dan Bedah Kepala Leher Indonesia (PERHATI-KL) di Riau.

Ketua Panitia MBKN ke-4 Tahun 2026, dr. Asmawati Adnan, Sp.T.H.T.B.K.L, mengatakan tindakan medis yang dilakukan mencakup berbagai kasus gangguan THT dan bedah kepala leher.

"Operasi ini dilakukan kepada 17 orang pasien dari berbagai daerah di Provinsi Riau dengan berbagai kasus THT, meliputi permasalahan seputar telinga beserta rekonstruksi, sinusitis, polip hingga onkologi (tumor/kanker)," katanya di Pekanbaru, Sabtu (17/10/2026).

Pelaksanaan operasi melibatkan sejumlah dokter spesialis THT dari berbagai wilayah Indonesia untuk memberikan pelayanan medis sekaligus memperkuat kerja sama antarspesialis.

Operasi THT hingga Kanker Libatkan Dokter dari Enam Daerah

Asmawati menjelaskan bahwa operasi yang berlangsung selama dua hari tersebut menangani pasien dengan jenis penyakit yang beragam.

Tindakan medis meliputi penanganan gangguan telinga, rekonstruksi telinga, sinusitis, polip, serta kasus onkologi berupa tumor dan kanker.

Sebanyak 17 pasien yang mengikuti kegiatan berasal dari sejumlah wilayah di Provinsi Riau.

Pelaksanaan operasi melibatkan dokter spesialis THT dari Aceh, Padang, Riau, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Keterlibatan tenaga medis dari berbagai daerah menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam penanganan kasus THT dan bedah kepala leher.

Selain memberikan pelayanan kepada pasien, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman para dokter dalam menangani berbagai kasus medis.

RSUD Arifin Achmad Gelar Simposium untuk Tingkatkan Kompetensi Dokter

Rangkaian kegiatan MBKN ke-4 tidak hanya berfokus pada pelayanan operasi bagi masyarakat.

Panitia juga menyelenggarakan simposium di Ruang Serbaguna RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.

Kegiatan tersebut bertujuan mendukung peningkatan pengetahuan dan kompetensi tenaga medis, khususnya dalam bidang THT dan bedah kepala leher.

Asmawati berharap pertemuan para dokter spesialis dari berbagai daerah dapat mempererat hubungan profesional sekaligus membuka kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

"Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap kolaborasi antarsejawat THT di Indonesia bisa terjalin dan dapat meningkatkan ilmu serta kompetensi, sehingga pasien yang membutuhkan pelayanan THTBKL bisa terlayani dengan maksimal," ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga medis merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pelajar di Pekanbaru dan Siak Diberi Edukasi Bahaya Kebisingan

Selain operasi dan simposium, panitia MBKN ke-4 turut menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan pendengaran bagi pelajar.

Edukasi tersebut diberikan kepada siswa SMA Negeri 1 Pekanbaru dan salah satu SMA di Perawang, Kabupaten Siak.

Materi yang disampaikan berfokus pada kesadaran terhadap bahaya kebisingan atau program sadar bising.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan pendengaran.

Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai risiko paparan suara berlebihan terhadap kesehatan telinga.

Melalui edukasi tersebut, panitia berharap siswa semakin menyadari pentingnya menghindari paparan kebisingan yang dapat mengganggu fungsi pendengaran.

PERHATI-KL Dorong Kolaborasi Pelayanan Kesehatan THT

Asmawati menegaskan bahwa kegiatan MBKN ke-4 menjadi sarana memperkuat hubungan antardokter spesialis THT di Indonesia.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien yang membutuhkan tindakan medis khusus.

Kegiatan operasi di RSUD Arifin Achmad juga menjadi bagian dari upaya memberikan penanganan terhadap berbagai gangguan THT, termasuk kasus tumor dan kanker.

Melalui rangkaian operasi, simposium, dan edukasi kesehatan, PERHATI-KL berupaya menggabungkan pelayanan langsung kepada masyarakat dengan peningkatan kemampuan tenaga medis.

Peringatan MBKN ke-4 tahun 2026 tersebut dilaksanakan pada 17–18 Oktober dengan melibatkan dokter spesialis dari berbagai daerah di Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026