HOME  ⁄  Nasional

Mesir Protes Keras Kolombia Buka Kedutaan di Yerusalem, Panggil Diplomat dan Peringatkan Ancaman Perdamaian

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Mesir Protes Keras Kolombia Buka Kedutaan di Yerusalem, Panggil Diplomat dan Peringatkan Ancaman Perdamaian
Foto: Masjid Al-Aqsa, juga disebut dengan Baitulmaqdis atau Bait Suci, di Kota Tua Yerusalem.

Pantau - Pemerintah Mesir melayangkan protes keras terhadap keputusan Kolombia membuka kedutaan besar di Yerusalem dengan memanggil kuasa usaha Kolombia di Kairo sebagai bentuk penolakan resmi terhadap langkah yang dinilai melanggar resolusi internasional.

Kementerian Luar Negeri Mesir menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan tindakan sepihak yang tidak dapat diterima karena bertentangan dengan status hukum dan sejarah Yerusalem.

Dilansir dari Kantor Berita Timur Tengah (MENA) melalui kantor berita Palestina WAFA, Minggu (18/10/2026), seorang sumber Mesir yang mengetahui persoalan tersebut menyatakan bahwa pembukaan kedutaan Kolombia di Yerusalem tidak memiliki dasar hukum yang sah.

Pemerintah Mesir juga memperingatkan bahwa keputusan tersebut berpotensi mengganggu upaya internasional dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Mesir Panggil Kuasa Usaha Kolombia di Kairo

Kementerian Luar Negeri Mesir memanggil kuasa usaha Kolombia untuk menyampaikan keberatan resmi atas keputusan pembukaan kedutaan besar di Yerusalem.

Dalam pertemuan tersebut, Mesir menyampaikan penolakan tegas terhadap tindakan yang dianggap bertentangan dengan ketentuan hukum internasional.

Sumber diplomatik Mesir yang dikutip MENA menyebut langkah Kolombia batal demi hukum dan tidak menimbulkan akibat hukum apa pun.

Mesir menilai keputusan tersebut mengabaikan status hukum dan sejarah Yerusalem yang menjadi salah satu persoalan utama dalam konflik Israel-Palestina.

Pemerintah Mesir juga menegaskan bahwa tindakan sepihak terkait status Yerusalem tidak dapat diterima karena berpotensi memperumit penyelesaian konflik di kawasan.

Mesir Peringatkan Risiko Ketegangan di Timur Tengah

Dalam pertemuan dengan perwakilan diplomatik Kolombia, Mesir menyoroti dampak keputusan tersebut terhadap upaya perdamaian internasional.

Pemerintah Mesir memperingatkan bahwa pembukaan kedutaan di Yerusalem dapat meningkatkan ketegangan dan menghambat proses diplomasi yang sedang diupayakan berbagai pihak.

Mesir menegaskan pentingnya menghormati status hukum dan sejarah Yerusalem yang diduduki.

Sikap tersebut berkaitan dengan dukungan Mesir terhadap penyelesaian konflik Israel-Palestina melalui solusi dua negara.

Menurut pemerintah Mesir, setiap tindakan yang berkaitan dengan status Yerusalem harus mempertimbangkan ketentuan hukum internasional dan upaya mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Mesir juga meminta agar negara-negara menghindari keputusan sepihak yang berpotensi menghambat proses penyelesaian konflik.

Liga Arab Desak Negara Anggota Sampaikan Protes kepada Kolombia

Pemanggilan diplomat Kolombia oleh Mesir merupakan tindak lanjut dari resolusi Dewan Liga Arab yang diadopsi pada tingkat perwakilan tetap pada pekan sebelumnya.

Secara khusus, tindakan Mesir tersebut merujuk pada paragraf 10 resolusi yang membahas keputusan Kolombia membuka kedutaan besar di Yerusalem.

Resolusi tersebut mendesak negara-negara anggota Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk memanggil duta besar Kolombia di negara masing-masing.

Pemanggilan itu bertujuan menyampaikan protes resmi terhadap keputusan yang dinilai ilegal oleh Liga Arab.

Selain menyampaikan keberatan, negara-negara anggota juga diminta menyoroti dampak keputusan tersebut terhadap hubungan bilateral dengan Kolombia.

Langkah diplomatik tersebut menunjukkan adanya penolakan yang disampaikan melalui mekanisme organisasi regional dan kerja sama negara-negara Islam.

Status Yerusalem Jadi Sorotan dalam Upaya Perdamaian Palestina

Pemerintah Mesir menempatkan persoalan status Yerusalem sebagai bagian penting dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina.

Mesir menegaskan bahwa status hukum dan sejarah kota tersebut harus dihormati dalam setiap kebijakan diplomatik yang berkaitan dengan kawasan.

Penolakan terhadap pembukaan kedutaan Kolombia juga berkaitan dengan kekhawatiran bahwa tindakan sepihak dapat memengaruhi upaya mewujudkan solusi dua negara.

Sebelumnya, Indonesia juga telah menyampaikan kecaman terhadap langkah Kolombia memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

Melalui pemanggilan kuasa usaha Kolombia, Mesir menegaskan kembali penolakannya terhadap keputusan tersebut sekaligus memperingatkan kemungkinan dampaknya terhadap hubungan diplomatik dan stabilitas kawasan.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026