
Pantau - Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo (HS), meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada Senin (19/10/2026) pukul 16.20 WIB.
Kabar meninggalnya mantan pimpinan tertinggi TNI Angkatan Darat tersebut dibenarkan oleh Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal TNI Muhammad Nas, saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.
Melalui pesan singkat, Muhammad Nas menyampaikan belasungkawa atas kepergian Subagyo HS sekaligus mengajak seluruh pihak untuk mendoakan almarhum.
"Betul, kita semua berduka atas kepulangan beliau dan sama-sama kita doakan semoga Husnul Khotimah," ujar Muhammad Nas.
Kepergian Subagyo HS menjadi kabar duka bagi lingkungan TNI, khususnya TNI Angkatan Darat, mengingat perjalanan panjang pengabdiannya dalam dunia militer Indonesia.
Semasa aktif berdinas, Subagyo pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) hingga Kepala Staf TNI Angkatan Darat.
Profil Subagyo HS, Jenderal Kopassus Lulusan Akabri 1970
Subagyo Hadi Siswoyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Magelang dan lulus pada 1970.
Dalam perjalanan karier militernya, Subagyo dikenal sebagai perwira yang berasal dari korps Komando Pasukan Khusus (Kopassus), salah satu satuan elite TNI Angkatan Darat.
Pengalaman bertugas di lingkungan pasukan khusus mengantarkannya menduduki berbagai posisi penting dalam struktur kepemimpinan TNI AD.
Salah satu jabatan strategis yang pernah diembannya adalah Komandan Jenderal Kopassus pada periode 1994–1995.
Ketika memimpin Kopassus, Subagyo menyandang pangkat mayor jenderal atau jenderal bintang dua.
Jabatan tersebut menempatkannya sebagai pimpinan tertinggi satuan pasukan khusus TNI Angkatan Darat pada masa itu.
Subagyo HS Pernah Menjadi Atasan Langsung Prabowo Subianto
Salah satu catatan perjalanan karier Subagyo HS adalah hubungan kedinasannya dengan Prabowo Subianto ketika keduanya bertugas di lingkungan Kopassus.
Pada periode 1994–1995, Subagyo menjabat sebagai Danjen Kopassus, sedangkan Prabowo Subianto menduduki posisi Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus.
Saat itu, Subagyo berpangkat mayor jenderal atau jenderal bintang dua, sementara Prabowo menyandang pangkat brigadir jenderal atau jenderal bintang satu.
Dalam struktur organisasi militer tersebut, Prabowo berada langsung di bawah kepemimpinan Subagyo HS.
Setelah Subagyo menyelesaikan masa tugasnya sebagai Danjen Kopassus, jabatan pimpinan satuan tersebut kemudian diteruskan oleh Prabowo Subianto.
Hubungan kedinasan tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan karier militer Subagyo sebelum akhirnya dipercaya menduduki jabatan yang lebih tinggi di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Subagyo HS Menjabat KSAD pada Masa Tiga Presiden Indonesia
Karier militer Subagyo HS terus berkembang hingga akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada Februari 1998.
Subagyo memimpin TNI Angkatan Darat sejak Februari 1998 hingga November 1999, ketika Indonesia mengalami perubahan besar dalam kepemimpinan nasional.
Dalam periode tersebut, Subagyo tercatat sebagai satu-satunya jenderal TNI Angkatan Darat yang menjabat KSAD pada masa pemerintahan tiga presiden berbeda.
Ketiga presiden tersebut adalah Soeharto, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, dan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Masa jabatan Subagyo sebagai KSAD dimulai ketika Presiden Soeharto masih memimpin Indonesia pada awal 1998.
Setelah Soeharto mengundurkan diri pada Mei 1998 dan digantikan BJ Habibie, Subagyo tetap menjalankan tugasnya sebagai pimpinan TNI Angkatan Darat.
Kepemimpinannya berlanjut hingga masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid yang mulai menjabat pada Oktober 1999.
Subagyo kemudian mengakhiri masa tugasnya sebagai KSAD pada November 1999, sekitar satu bulan setelah Gus Dur dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.
Dengan demikian, masa kepemimpinannya di TNI Angkatan Darat berlangsung melewati tiga periode kepresidenan dalam rentang waktu kurang dari dua tahun.
Catatan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam riwayat pengabdian Subagyo HS di lingkungan militer Indonesia.
TNI Berduka atas Kepergian Mantan KSAD Subagyo HS
Meninggalnya Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo menandai berakhirnya perjalanan hidup salah satu perwira tinggi yang pernah menduduki posisi penting dalam struktur TNI Angkatan Darat.
Sepanjang karier militernya, Subagyo pernah memimpin Kopassus dan mengemban tanggung jawab sebagai KSAD pada masa pergantian kepemimpinan nasional.
Pengabdiannya mencakup berbagai periode penting dalam sejarah TNI, termasuk masa akhir pemerintahan Orde Baru dan awal era Reformasi.
Mabes TNI melalui Kepala Pusat Penerangan Muhammad Nas telah mengonfirmasi kabar meninggalnya Subagyo HS sekaligus menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum.
- Penulis :
- Leon Weldrick




