HOME  ⁄  Nasional

Dishub DKI Siapkan 16 Rute Alternatif Saat Demo di Enam Kawasan Jakarta Hari Ini, Pengendara Diimbau Hindari Titik Aksi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dishub DKI Siapkan 16 Rute Alternatif Saat Demo di Enam Kawasan Jakarta Hari Ini, Pengendara Diimbau Hindari Titik Aksi
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Petugas Dishub DKI Jakarta memasang pembatas jalan saat penerapan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (4/7/2022). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.)

Pantau - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan 16 rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat aksi unjuk rasa di enam kawasan Ibu Kota pada Selasa (20/10/2026), mulai pukul 10.00 WIB.

Enam kawasan yang menjadi titik kegiatan demonstrasi meliputi Monumen Nasional (Monas), Tugu Tani, Gedung DPR/MPR RI, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengimbau pengguna jalan menghindari lokasi demonstrasi dan memilih jalur alternatif sesuai tujuan perjalanan.

"Sehubungan akan dilaksanakannya kegiatan penyampaian pendapat, dengan ini diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif," kata Budi di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Dishub DKI Jakarta telah merinci pilihan rute yang dapat digunakan pengendara dari sejumlah wilayah untuk menghindari titik kegiatan.

Rute Alternatif di Kawasan Monas dan Tugu Tani

Pengendara yang akan melintasi kawasan Monas dan Tugu Tani dapat menggunakan enam pilihan jalur alternatif berdasarkan lokasi keberangkatan dan tujuan.

Berikut rute yang disiapkan Dishub DKI Jakarta:

Harmoni menuju Monas atau Stasiun Gambir: Jalan Ir. H. Juanda → Jalan Pos → Jalan Gedung Kesenian → Jalan Lapangan Banteng Utara → Jalan Lapangan Banteng Barat → Jalan Taman Pejambon → Jalan Pejambon → Jalan Medan Merdeka Timur.

Harmoni menuju Kemayoran atau Pulogadung: Jalan Ir. H. Juanda → Jalan Pos → Jalan Dr. Sutomo → Jalan Gunung Sahari → Jalan Angkasa.

Tanah Abang menuju Harmoni: Jalan Jatibaru Raya → Jalan Abdul Muis → Jalan Majapahit.

Tanah Abang menuju Kemayoran atau Pulogadung: Jalan Jatibaru Raya → Jalan Abdul Muis → Jalan Majapahit → Jalan Ir. H. Juanda → Jalan Pos → Jalan Dr. Sutomo → Jalan Gunung Sahari → Jalan Angkasa.

Senen menuju Harmoni: Jalan Gunung Sahari → Jalan Budi Utomo → Jalan Lapangan Banteng Utara → Jalan Katedral → Jalan Veteran.

Senen menuju Tanah Abang: Jalan Gunung Sahari → Jalan Budi Utomo → Jalan Lapangan Banteng Utara → Jalan Katedral → Jalan Veteran → Jalan Suryopranoto → Jalan Balikpapan → Jalan Cideng Timur.

Jalur tersebut disiapkan untuk memberikan pilihan perjalanan bagi masyarakat yang biasanya melintasi kawasan pusat Jakarta.

Rute Alternatif di Kawasan DPR/MPR dan Bundaran Senayan

Kegiatan unjuk rasa juga dijadwalkan berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan Bundaran Senayan.

Dishub DKI Jakarta menyiapkan tiga rute alternatif bagi pengendara dari Cawang maupun Blok M.

Berikut daftar jalur yang dapat digunakan:

Cawang menuju Slipi atau Tomang: Jalan MT Haryono → Jalan Gatot Subroto → Jalan Gerbang Pemuda → Jalan Patal Senayan → Jalan Patal Senayan 1 → Jalan Permata Hijau → Jalan Tentara Pelajar → Jalan S. Parman.

Blok M menuju Slipi atau Tomang: Jalan Kyai Maja → Jalan Kebayoran Baru → Jalan Sultan Iskandar Muda → putar balik di depan Gandaria City → Jalan Sultan Iskandar Muda → Jalan Teuku Nyak Arief → Jalan Tentara Pelajar → Jalan S. Parman.

Blok M menuju Harmoni: Jalan Trunojoyo → Jalan Gunawarman → Jalan Senopati → Jalan Suryo → Jalan Wolter Monginsidi → Jalan Kapten Tendean → Jalan Terusan HR Rasuna Said → Jalan Gatot Subroto → Simpang Susun Semanggi → Jalan Jenderal Sudirman → Jalan KH Mas Mansyur → Jalan Cideng Barat → Jalan Balikpapan → Jalan Suryopranoto.

Pengendara diimbau memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum menggunakan jalur tersebut karena pengaturan kendaraan dapat menyesuaikan situasi demonstrasi.

Rute Alternatif di Kawasan UKI Cawang

Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan lima jalur alternatif untuk kendaraan yang melintasi kawasan UKI Cawang, Jakarta Timur.

Pengaturan ini ditujukan bagi pengendara dari Kramat Jati, Tanjung Priok, dan Tol Jagorawi yang akan menuju sejumlah wilayah.

Berikut rute alternatif yang disampaikan Dishub:

Kramat Jati menuju Tanjung Priok: Jalan Raya Bogor → Jalan Dewi Sartika → Jalan MT Haryono → Jalan DI Panjaitan.

Kramat Jati menuju Pancoran: Jalan Raya Bogor → Jalan Dewi Sartika → Jalan MT Haryono.

Tanjung Priok menuju Kramat Jati: Jalan DI Panjaitan → Jalan Mayjen Sutoyo sisi timur.

Tol Jagorawi melalui pintu keluar Jalan Mayjen Sutoyo menuju Pancoran: Jalan Mayjen Sutoyo → Jalan Dewi Sartika → Jalan MT Haryono.

Kramat Jati menuju Halim: Jalan Raya Bogor → Jalan Cililitan Besar → Jalan Komodor Halim Perdana Kusuma.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar UKI Cawang dapat mempertimbangkan jalur tersebut untuk menyesuaikan perjalanan selama kegiatan berlangsung.

Rute Alternatif di Kawasan Rawamangun

Untuk kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Dishub DKI Jakarta menyiapkan dua pilihan rute bagi pengendara yang bepergian dari dan menuju kawasan Pramuka.

Berikut jalur alternatif yang dapat digunakan:

Pramuka menuju Rawamangun: Jalan Pramuka → Jalan Pramuka Sari I → Jalan Rawasari Selatan → Jalan H. Ten Raya → Jalan Bangunan Barat → Jalan Kayu Jati Raya → Jalan Pemuda.

Rawamangun menuju Pramuka: Jalan Velodrome → Jalan Bangunan Timur → Jalan Bangunan Barat → Jalan H. Ten Raya → Jalan Rawasari Selatan → Jalan Pramuka Sari I → Jalan Pramuka → putar balik di Simpang Pramuka 1 → Jalan Pramuka.

Kedua rute tersebut menjadi pilihan bagi pengendara untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat di kawasan Rawamangun.

Dishub DKI Imbau Warga Atur Waktu Keberangkatan

Budi Awaluddin mengingatkan masyarakat untuk menyesuaikan jadwal dan rute perjalanan selama aksi unjuk rasa berlangsung.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada pengguna jalan yang tidak memiliki kepentingan mendesak di sekitar enam lokasi demonstrasi.

Kegiatan penyampaian pendapat dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB pada Selasa (20/10/2026).

Masyarakat diminta memperhatikan perkembangan informasi lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan apabila terdapat perubahan pengaturan kendaraan.

Penyediaan 16 rute alternatif tersebut diharapkan membantu pengguna jalan menentukan jalur perjalanan saat berlangsungnya aksi unjuk rasa di Jakarta.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026