
Pantau - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi menetapkan jadwal perjalanan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi, dengan jamaah calon haji Indonesia mulai memasuki asrama haji pada 10 April 2027 dan pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama menuju Arab Saudi dijadwalkan pada 11 April 2027.
Penetapan jadwal tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa jadwal tersebut menjadi acuan bagi seluruh pihak dalam mempersiapkan pelayanan, mobilisasi, dan pelaksanaan rangkaian ibadah haji.
"Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jamaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib," ujar Teguh di Jakarta, Selasa.
Rencana perjalanan tersebut mencakup seluruh tahapan penyelenggaraan haji, mulai dari kedatangan jamaah di asrama, pemberangkatan menuju Tanah Suci, pelaksanaan wukuf di Arafah, hingga pemulangan jamaah ke Indonesia.
Jadwal Keberangkatan Haji 2027 Dibagi Dua Gelombang
Berdasarkan keputusan pemerintah, jamaah calon haji Indonesia dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada Sabtu, 10 April 2027, sebagai tahap awal persiapan keberangkatan menuju Arab Saudi.
Pemberangkatan jamaah dibagi menjadi dua gelombang dengan tujuan kedatangan awal yang berbeda di Arab Saudi.
Gelombang pertama dijadwalkan berangkat dari Indonesia menuju Madinah mulai 11 April hingga 25 April 2027.
Masa pemberangkatan gelombang pertama berlangsung selama 15 hari sebelum dilanjutkan dengan keberangkatan gelombang kedua.
Sementara itu, jamaah gelombang kedua dijadwalkan berangkat dari Indonesia menuju Jeddah mulai 26 April hingga 10 Mei 2027.
Dengan pembagian tersebut, masa operasional pemberangkatan jamaah haji Indonesia berlangsung selama 30 hari, masing-masing 15 hari untuk setiap gelombang.
Pengaturan dua gelombang dilakukan sebagai bagian dari perencanaan mobilisasi jamaah agar proses keberangkatan dan pelayanan di Arab Saudi dapat berlangsung secara terkoordinasi.
Wukuf di Arafah Dijadwalkan 15 Mei 2027, Idul Adha 16 Mei
Setelah seluruh rangkaian pemberangkatan selesai, jamaah haji Indonesia akan memasuki tahapan puncak pelaksanaan ibadah haji pada pertengahan Mei 2027.
Berdasarkan rencana perjalanan yang ditetapkan, jamaah dijadwalkan mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah pada 14 Mei 2027.
Pergerakan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan wukuf di Arafah yang merupakan salah satu rukun utama ibadah haji.
Pelaksanaan wukuf dijadwalkan berlangsung pada 15 Mei 2027, kemudian dilanjutkan dengan Hari Raya Idul Adha pada 16 Mei 2027.
Selanjutnya, jamaah akan menjalani rangkaian ibadah pada hari-hari Tasyrik yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 19 Mei 2027.
Penentuan jadwal rangkaian ibadah tersebut mengacu pada kalender Ummul Quro Arab Saudi yang menjadi dasar penyusunan rencana perjalanan haji 1448 Hijriah.
Jadwal Pemulangan Jamaah Haji 2027 Dimulai 21 Mei
Setelah menyelesaikan rangkaian utama ibadah haji, pemerintah menjadwalkan pemulangan jamaah Indonesia secara bertahap melalui dua gelombang.
Pemulangan gelombang pertama dijadwalkan dimulai pada 21 Mei 2027 dengan keberangkatan jamaah dari Makkah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah menuju Indonesia.
Kedatangan jamaah haji gelombang pertama di Tanah Air dijadwalkan berlangsung mulai 21 Mei hingga 4 Juni 2027.
Sementara itu, pemulangan gelombang kedua dijadwalkan dimulai pada 5 Juni 2027 melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah.
Kedatangan jamaah gelombang kedua di Indonesia dijadwalkan berlangsung mulai 5 Juni hingga 20 Juni 2027.
Secara keseluruhan, masa operasional pemulangan jamaah haji ditetapkan selama 30 hari dengan pembagian 15 hari untuk setiap gelombang.
Pemerintah juga menetapkan rata-rata masa tinggal jamaah haji Indonesia di Arab Saudi selama 38 hingga 40 hari.
Rincian Lengkap Jadwal Perjalanan Haji Indonesia 2027
Berikut jadwal utama perjalanan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi berdasarkan keputusan Kementerian Haji dan Umrah.
| Tanggal | Agenda |
|---|---|
| 10 April 2027 | Jamaah mulai memasuki asrama haji |
| 11 April 2027 | Awal keberangkatan gelombang pertama menuju Madinah |
| 25 April 2027 | Akhir keberangkatan gelombang pertama |
| 26 April 2027 | Awal keberangkatan gelombang kedua menuju Jeddah |
| 10 Mei 2027 | Akhir keberangkatan gelombang kedua |
| 14 Mei 2027 | Pergerakan jamaah dari Makkah menuju Arafah |
| 15 Mei 2027 | Pelaksanaan wukuf di Arafah |
| 16 Mei 2027 | Hari Raya Idul Adha |
| 17–19 Mei 2027 | Pelaksanaan ibadah pada hari-hari Tasyrik |
| 21 Mei 2027 | Awal pemulangan gelombang pertama dari Jeddah |
| 4 Juni 2027 | Akhir kedatangan gelombang pertama di Indonesia |
| 5 Juni 2027 | Awal pemulangan gelombang kedua dari Madinah |
| 20 Juni 2027 | Akhir kedatangan gelombang kedua di Indonesia |
Jadwal tersebut menjadi pedoman bagi penyelenggara haji dalam mengatur proses keberangkatan, pelaksanaan ibadah, dan pemulangan jamaah secara bertahap.
Kementerian Haji Tekankan Kesiapan Pelayanan dan Keselamatan Jamaah
Teguh menegaskan bahwa kepastian jadwal perjalanan haji harus diikuti dengan kesiapan operasional seluruh unsur penyelenggara.
Menurutnya, koordinasi antarsatuan kerja dan pihak terkait menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh tahapan perjalanan dapat berlangsung dengan tertib.
Koordinasi tersebut mencakup kesiapan pelayanan di embarkasi, pengaturan keberangkatan menuju Arab Saudi, pergerakan jamaah selama pelaksanaan ibadah, hingga proses pemulangan ke Indonesia.
"Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya. Setiap proses harus dipersiapkan dengan cermat karena menyangkut perjalanan ibadah dan keselamatan jamaah," katanya.
Kementerian Haji dan Umrah menekankan bahwa setiap unsur penyelenggara harus memahami pembagian tugas dan tanggung jawab yang telah ditetapkan dalam rencana perjalanan.
Persiapan tersebut diperlukan karena penyelenggaraan ibadah haji melibatkan mobilisasi jamaah dalam jumlah besar serta membutuhkan koordinasi pelayanan pada berbagai tahapan perjalanan.
Penetapan jadwal sejak dini diharapkan membantu pemerintah dan pihak terkait menyiapkan kebutuhan operasional, fasilitas pelayanan, serta pengaturan transportasi jamaah.
Bagi jamaah calon haji, jadwal resmi tersebut juga menjadi acuan untuk mempersiapkan keberangkatan dan mengikuti seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Dengan demikian, penyelenggaraan ibadah haji 2027 direncanakan dimulai pada 10 April 2027 saat jamaah memasuki asrama, dilanjutkan keberangkatan pertama pada 11 April, pelaksanaan wukuf pada 15 Mei, dan berakhir dengan kedatangan jamaah gelombang terakhir di Indonesia pada 20 Juni 2027.
Seluruh tahapan tersebut menjadi pedoman pemerintah dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berlangsung tertib, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan dan kualitas pelayanan jamaah.
- Penulis :
- Arian Mesa




