HOME  ⁄  Nasional

Survei Matriks Politik Indonesia Tempatkan Seskab Teddy sebagai Pejabat Kabinet Terpopuler

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Survei Matriks Politik Indonesia Tempatkan Seskab Teddy sebagai Pejabat Kabinet Terpopuler
Foto: (Sumber :Hasil survei Matriks Politik Indonesia. ANTARA/HO-Matriks Politik Indonesia.)

Pantau - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menempati peringkat pertama sebagai pejabat paling populer di Kabinet Merah Putih dengan tingkat popularitas 88,88 persen berdasarkan hasil survei Matriks Politik Indonesia yang dilakukan pada 10–15 Oktober 2026.

Direktur Komunikasi Matriks Politik Indonesia Supriyadi mengatakan tingginya popularitas Teddy berkaitan dengan kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan kenegaraan.

"Peran Teddy sebagai Seskab menjadikannya sangat strategis untuk mengatur koordinasi para menteri dan pejabat tinggi lainnya," kata Supriyadi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Selain Teddy, survei tersebut menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam tiga besar pejabat terpopuler.

Teddy Ungguli Bahlil dan AHY dalam Survei Popularitas

Berdasarkan hasil survei, Teddy Indra Wijaya mencatat tingkat popularitas sebesar 88,88 persen dan menempati posisi teratas di antara pejabat Kabinet Merah Putih.

Supriyadi menilai kemunculan Teddy dalam konferensi pers bersama sejumlah menteri turut meningkatkan pengenalan publik terhadap dirinya.

Menurutnya, peran Teddy dalam menyampaikan kebijakan pemerintah juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pejabat yang sering mendapat perhatian masyarakat.

Teddy bahkan disebut masuk dalam lima besar pejabat kabinet dengan penilaian terbaik, meskipun persentase penilaiannya tidak dirinci dalam keterangan tersebut.

"Popularitas dan penilaian yang baik terhadap Teddy memberi peluang menjadi 'kuda hitam' di masa depan," ucap Supriyadi.

Pada posisi kedua, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperoleh tingkat popularitas 85,3 persen.

Supriyadi menilai popularitas Bahlil dipengaruhi perannya dalam kebijakan energi, gaya komunikasi, serta posisinya sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati peringkat ketiga dengan tingkat popularitas 79,5 persen.

Menurut Supriyadi, posisi AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat serta keterlibatannya dalam pemerintahan turut mendukung tingkat pengenalan publik terhadap dirinya.

Amran Sulaiman Pimpin Daftar Pejabat dengan Penilaian Terbaik

Dalam kategori penilaian terbaik, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menempati peringkat pertama dengan capaian 75,1 persen.

Posisi kedua ditempati Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan 70,4 persen, disusul Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebesar 68,8 persen.

Supriyadi mengaitkan penilaian terhadap Amran dengan kebijakan pemerintah di sektor pertanian, termasuk upaya mencapai swasembada beras.

"Amran juga menyederhanakan distribusi pupuk bersubsidi dan mempertahankan kebijakan harga pembelian (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram," ujar Supriyadi menambahkan.

Ia juga menyoroti nilai tukar petani (NTP) yang mencapai 131,11 pada September 2026 sebagai salah satu indikator perkembangan sektor pertanian.

Sementara itu, Nasaruddin Umar dinilai memiliki peran dalam menjaga kerukunan umat beragama, dengan Indeks Kerukunan Umat Beragama pada 2025 tercatat sebesar 77,89.

Prasetyo Hadi memperoleh penilaian positif terkait perannya dalam menyampaikan keputusan strategis pemerintah kepada publik.

"Bahkan di tengah kegaduhan yang ada, Prasetyo muncul dengan penjelasan yang sangat tenang dan tidak memancing polemik," ucap Supriyadi.

Survei Libatkan 1.200 Responden dari Seluruh Provinsi

Matriks Politik Indonesia melaksanakan survei pada 10–15 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia.

Pemilihan responden dilakukan menggunakan metode acak bertingkat atau multistage random sampling.

Survei tersebut memiliki batas kesalahan atau margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen.

Hasil survei membedakan tingkat popularitas pejabat, yang menunjukkan seberapa luas mereka dikenal publik, dengan kategori penilaian terbaik terhadap kinerja atau figur pejabat.

Dengan demikian, Teddy Indra Wijaya menempati posisi pertama dalam kategori popularitas, sedangkan Amran Sulaiman memimpin kategori penilaian terbaik berdasarkan hasil survei tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026