
Pantau - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menyelenggarakan Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 pada 29–30 Oktober di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, sebagai wadah bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, memperkenalkan inovasi, dan memperluas jaringan kerja sama.
Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pemuda dengan pembuat kebijakan, komunitas, lembaga, serta mitra potensial melalui berbagai aktivitas yang mendorong kreativitas dan kolaborasi.
Berdasarkan keterangan pers Kemenpora pada Kamis (22/10), Indonesia Youth Summit 2026 akan menghadirkan forum diskusi kebijakan, pameran usaha pemuda, eksplorasi teknologi, pembahasan kesehatan mental, hingga kompetisi pidato dan debat.
Melalui kegiatan ini, Kemenpora berupaya membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berbagi pengetahuan, memperluas wawasan, memperkenalkan karya, serta membangun hubungan kerja sama dengan berbagai pihak.
Penyelenggaraan Indonesia Youth Summit 2026 akan dibagi menjadi empat area utama, yakni The Plenary, The Agora, The Lab, dan The Arena, yang masing-masing memiliki fokus kegiatan berbeda.
The Plenary Jadi Ruang Diskusi Pemuda dan Pembuat Kebijakan
Area The Plenary disiapkan sebagai ruang diskusi yang mempertemukan pembuat kebijakan dengan para penggerak perubahan untuk membahas berbagai gagasan dan isu yang berkaitan dengan generasi muda.
Melalui forum tersebut, peserta berkesempatan mengikuti diskusi bersama pihak-pihak yang memiliki peran dalam pengambilan kebijakan maupun pengembangan program kepemudaan.
Kegiatan ini diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pemikiran antara generasi muda dan pemangku kepentingan mengenai peluang serta tantangan pembangunan kepemudaan di Indonesia.
Selain memperluas wawasan, forum diskusi tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk memperoleh perspektif mengenai berbagai isu yang memengaruhi perkembangan generasi muda.
The Agora Hadirkan Pameran Usaha dan Inovasi Pemuda
Sementara itu, area The Agora akan menjadi wadah bagi pemuda untuk memperkenalkan hasil karya, inovasi, serta usaha yang mereka kembangkan kepada pengunjung dan calon mitra kerja sama.
Berbagai kegiatan akan diselenggarakan di area ini, mulai dari pameran usaha pemuda, eksibisi karya, hingga aktivitas jejaring komunitas atau community networking.
Melalui pameran tersebut, pelaku usaha muda berkesempatan memperkenalkan produk dan inovasi mereka kepada berbagai lembaga maupun mitra potensial.
Kegiatan jejaring komunitas juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi sekaligus memperluas hubungan profesional antarpelaku usaha, komunitas, dan organisasi kepemudaan.
Selain menjadi tempat memperkenalkan karya, The Agora memberikan ruang bagi generasi muda untuk menjajaki peluang pasar dan kerja sama yang relevan dengan usaha maupun inovasi mereka.
The Lab Tawarkan Eksplorasi Teknologi dan Kesehatan Mental
Area The Lab akan berfokus pada pengenalan teknologi, pengembangan solusi digital, serta perhatian terhadap kesejahteraan generasi muda.
Dalam area tersebut, peserta dapat mengikuti berbagai aktivitas melalui zona pengalaman interaktif yang memungkinkan mereka mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dan inovasi digital.
The Lab juga akan menghadirkan Kemenpora Showcase sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia Youth Summit 2026.
Selain itu, area ini menyediakan ruang apresiasi bagi sosok-sosok inspiratif yang diharapkan dapat memberikan motivasi kepada generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri.
Salah satu perhatian dalam The Lab adalah kesehatan mental yang diwujudkan melalui penyediaan area khusus untuk mengeksplorasi isu kesejahteraan psikologis generasi muda.
Kehadiran area tersebut menunjukkan bahwa kegiatan Indonesia Youth Summit tidak hanya menitikberatkan pada pengembangan inovasi dan teknologi, tetapi juga memberikan ruang bagi pembahasan kesehatan mental.
The Arena Gelar Kompetisi Pidato, Debat, dan Kreativitas Pemuda
Area The Arena akan menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan diri, menunjukkan kemampuan, serta mengembangkan keterampilan komunikasi melalui berbagai kegiatan.
Sejumlah aktivitas yang disiapkan meliputi konferensi pendamping, sesi bincang-bincang, kompetisi stan, serta kompetisi pidato dan debat.
Melalui kompetisi pidato dan debat, peserta dapat mengasah kemampuan berbicara di depan umum, menyampaikan gagasan, serta mengembangkan keterampilan berargumentasi.
Sementara itu, konferensi pendamping dan sesi bincang-bincang akan menjadi sarana tambahan bagi generasi muda untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan memperoleh pengetahuan dari berbagai pihak.
Kompetisi stan juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kreativitas dalam menyajikan serta memperkenalkan karya maupun kegiatan yang mereka kembangkan.
Berbagai aktivitas tersebut diharapkan dapat mendorong peserta untuk lebih aktif menyampaikan gagasan dan mengembangkan kemampuan komunikasi.
Kemenpora Harap Indonesia Youth Summit Perkuat Kolaborasi Generasi Muda
Dengan menghadirkan empat area kegiatan, Indonesia Youth Summit 2026 dirancang untuk menggabungkan diskusi kebijakan, pengembangan usaha, eksplorasi teknologi, perhatian terhadap kesehatan mental, serta penguatan kreativitas pemuda.
Kemenpora berharap generasi muda dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan dan memperoleh pengetahuan dari berbagai pihak.
Selain itu, peserta diharapkan mampu memperkenalkan karya inovatif, mengembangkan jejaring komunitas, dan menjajaki peluang kerja sama strategis dengan lembaga maupun mitra potensial.
Penyelenggaraan Indonesia Youth Summit 2026 pada 29–30 Oktober di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pengembangan inovasi dan kreativitas.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenpora juga berharap kolaborasi antarpemuda, komunitas, pembuat kebijakan, dan berbagai lembaga dapat semakin berkembang untuk mendukung kemajuan kepemudaan di Indonesia.
- Penulis :
- Arian Mesa




