
Pantau - Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Christiawan Nasir dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah bin Zayed Al Nahyan menegaskan komitmen memperkuat kemitraan bilateral di bidang politik, ekonomi, perdagangan, investasi, dan sektor strategis lainnya.
Komitmen tersebut disampaikan dalam percakapan telepon kedua menteri pada Kamis (22/10/2026), bertepatan dengan momentum peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Uni Emirat Arab pada 2026.
Arrmanatha menyampaikan hasil pembicaraan tersebut melalui akun media sosial X dalam pernyataan yang dipantau dari Jakarta, Jumat (23/10/2026).
“Kami menegaskan kembali komitmen untuk terus menguatkan kerja sama bilateral di bidang politik dan ekonomi serta sektor-sektor strategis lainnya,” ucap Arrmanatha.
Indonesia dan UEA Perkuat Kemitraan pada 50 Tahun Hubungan Bilateral
Pembicaraan antara kedua menteri luar negeri menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab yang telah berlangsung selama lima dekade.
Arrmanatha menegaskan pentingnya melanjutkan kerja sama bilateral di berbagai bidang yang menjadi kepentingan bersama.
Selain hubungan politik, kedua negara memberikan perhatian terhadap penguatan kerja sama ekonomi dan sektor strategis lainnya.
Menurut laporan kantor berita Uni Emirat Arab, Emirates News Agency (WAM), pembicaraan tersebut juga membahas perkembangan kemitraan yang telah terjalin antara kedua negara.
Kedua pihak turut meninjau peluang untuk memperluas hubungan ekonomi dan meningkatkan manfaat kerja sama bagi masyarakat Indonesia serta Uni Emirat Arab.
Perdagangan dan Investasi Jadi Fokus Pembicaraan
WAM melaporkan bahwa Arrmanatha dan Abdullah bin Zayed membahas kemajuan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi.
Kedua menteri juga membicarakan peluang peningkatan hubungan ekonomi melalui berbagai mekanisme kerja sama yang telah tersedia.
Indonesia dan Uni Emirat Arab saat ini memiliki kerangka kemitraan ekonomi komprehensif yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi.
Kerangka tersebut menjadi salah satu instrumen pendukung pengembangan kerja sama ekonomi bilateral.
Abdullah bin Zayed menyampaikan keinginannya untuk terus bekerja sama dengan Arrmanatha dalam memperkuat hubungan kedua negara.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan rencana pembangunan nasional masing-masing negara.
Kedua Menlu Bahas Situasi Timur Tengah dan Upaya Perdamaian
Selain membicarakan hubungan bilateral, Arrmanatha dan Abdullah bin Zayed saling bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi terkini di Timur Tengah.
Kedua menteri menekankan pentingnya dialog dan pendekatan diplomatik dalam merespons dinamika keamanan kawasan.
Pembicaraan tersebut juga menegaskan perlunya melanjutkan upaya diplomasi untuk mendorong perdamaian dan stabilitas regional.
Indonesia dan Uni Emirat Arab turut menyoroti pentingnya deeskalasi guna mengurangi ketegangan di Timur Tengah.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari pembahasan kedua negara mengenai isu internasional yang menjadi perhatian bersama.
Menlu UEA Ucapkan Selamat atas Pelantikan Arrmanatha Nasir
Dalam percakapan telepon tersebut, Abdullah bin Zayed secara khusus menyampaikan ucapan selamat kepada Arrmanatha Nasir atas pelantikannya sebagai Menteri Luar Negeri RI.
Menurut laporan WAM, Abdullah juga menyampaikan harapan agar Arrmanatha memperoleh kelancaran dalam menjalankan tugas barunya.
Menteri Luar Negeri UEA tersebut menyatakan keinginannya untuk melanjutkan koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah Indonesia.
Kedua pihak berharap penguatan kemitraan bilateral dapat mendukung pembangunan serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing negara.
- Penulis :
- Aditya Yohan




