HOME  ⁄  Nasional

Calon Mitra Proyek Sampah Jadi Listrik Denera Tembus 101 Entitas, Investor Lokal Semakin Mendominasi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Calon Mitra Proyek Sampah Jadi Listrik Denera Tembus 101 Entitas, Investor Lokal Semakin Mendominasi
Foto: (Sumber :Foto udara lokasi proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) seusai peresmian pembangunan di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz.)

Pantau - PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), perusahaan pengelolaan sampah terintegrasi milik PT Danantara Investment Management, mencatat jumlah calon mitra proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) meningkat menjadi 101 entitas, dengan partisipasi pelaku industri dalam negeri yang semakin menguat.

Peningkatan tersebut tercatat dalam Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) Tahap 3, yang mencakup tambahan 26 entitas baru, termasuk 16 konsorsium yang dipimpin perusahaan dalam negeri.

Denera menilai perkembangan ini menunjukkan meningkatnya minat pelaku usaha terhadap proyek pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan sampah dan penyediaan energi listrik di Indonesia.

Calon Mitra PSEL Denera Meningkat Lebih dari Empat Kali Lipat

Direktur Operasional atau Chief Operating Officer (COO) Denera Dimas Adi Wibowo mengatakan keterlibatan konsorsium menjadi salah satu bentuk kerja sama antara pelaku industri nasional dan internasional dalam pengembangan proyek PSEL.

"Keberadaan konsorsium dalam DPT menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang memungkinkan para pelaku industri dari dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi dalam pengembangan proyek," kata Dimas dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Secara keseluruhan, jumlah entitas yang masuk DPT Tahap 3 meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan tahap pertama yang hanya mencatat 24 entitas.

Peningkatan jumlah peserta tersebut terjadi dalam proses pemilihan mitra kerja sama Badan Usaha Pengembang dan Pengelola Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan menjadi Energi Listrik (BUPP PSEL).

Dari 26 entitas tambahan pada tahap ketiga, sebanyak 16 merupakan konsorsium yang dipimpin pelaku industri Indonesia.

Selain perusahaan nasional, peserta seleksi juga berasal dari sejumlah negara dan wilayah, yakni China, Jepang, Prancis, Singapura, Korea Selatan, India, dan Hong Kong.

Denera Dorong Kolaborasi Investor Lokal dan Global

Direktur Utama atau Chief Executive Officer (CEO) Denera Fadli Rahman menilai peningkatan jumlah peserta DPT menunjukkan semakin besarnya ketertarikan dunia usaha terhadap program pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Menurutnya, perkembangan tersebut juga membuka peluang lebih luas bagi perusahaan nasional untuk terlibat dalam pembangunan dan pengelolaan infrastruktur PSEL.

"Bagi Denera, keberlanjutan proses ini merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pengolahan sampah menjadi energi yang terstruktur dan berkelanjutan di Indonesia dengan tata kelola yang baik," ujar Fadli.

Denera menilai kerja sama antara perusahaan dalam negeri dan mitra internasional diperlukan untuk memperkuat pengembangan teknologi serta kemampuan pelaksanaan proyek.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menggabungkan keunggulan teknologi, kapasitas pendanaan, dan pengalaman pengelolaan proyek dari berbagai pihak.

DPT Jadi Tahapan Seleksi Pengembang Proyek Sampah Jadi Listrik

Daftar Penyedia Terseleksi merupakan daftar perusahaan atau konsorsium yang telah melalui proses seleksi untuk dapat mengikuti tahapan pengembangan proyek PSEL.

Entitas yang masuk dalam daftar tersebut memiliki kesempatan untuk berpartisipasi sebagai pengembang maupun pengelola fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Meski demikian, masuknya perusahaan ke dalam DPT belum berarti perusahaan tersebut telah ditetapkan sebagai pemenang atau pelaksana proyek.

Denera menegaskan keberhasilan pengembangan PSEL membutuhkan keterlibatan berbagai pihak yang memiliki kompetensi dan sumber daya saling melengkapi.

Aspek yang menjadi perhatian meliputi penguasaan teknologi modern, penerapan praktik bisnis yang baik, kemampuan finansial, serta kapasitas pelaksanaan proyek sesuai kondisi dan karakteristik Indonesia.

Melalui peningkatan jumlah calon mitra hingga 101 entitas, Denera berupaya memperkuat ekosistem pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan melibatkan pelaku industri nasional dan internasional dalam proses pengembangan proyek yang berkelanjutan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026