HOME  ⁄  Nasional

Film Musikal Batak Pertama "Pulang Kampung" Tayang 26 November 2026, Bene Dion Ingin Kenalkan Budaya Sumatera Utara

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Film Musikal Batak Pertama "Pulang Kampung" Tayang 26 November 2026, Bene Dion Ingin Kenalkan Budaya Sumatera Utara
Foto: (Sumber :(Ki-Ka): Aktris dan penyanyi Vanessa Simorangkir bersama ko-sutradara Kristo Immanuel dan sutradara dan penulis skenario film drama musikal Batak "Pulang Kampung" Bene Dion Rajagukguk saat diwawancarai ANTARA di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis (5/11/2026). ANTARA/Abdu Faisal/pri.)

Pantau - Film musikal Batak pertama berjudul Pulang Kampung dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 26 November 2026 dengan mengangkat kekayaan budaya Sumatera Utara melalui cerita komedi romantis dan musik tradisional Batak.

Film produksi Imajinari tersebut disutradarai Bene Dion Rajagukguk bersama ko-sutradara Kristo Immanuel serta dibintangi Vanessa Simorangkir dan Axelo Nababan.

Para pemain dan kreator berharap film tersebut dapat dinikmati masyarakat dari berbagai latar belakang sekaligus memperkenalkan budaya Batak kepada penonton yang lebih luas.

"Ekspektasinya film ini bisa disambut baik oleh orang-orang Batak dan juga non-Batak dan bisa dinikmati semua kalangan," kata Vanessa Simorangkir di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Vanessa Simorangkir dan Axelo Nababan Kembali Dipertemukan

Film "Pulang Kampung" mempertemukan kembali Vanessa Simorangkir dengan Axelo Nababan yang sebelumnya sama-sama mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol.

Dalam film tersebut, Vanessa memerankan Uli, seorang perempuan Batak yang memiliki hubungan pariban atau sepupu dengan tokoh Daniel yang diperankan Axelo.

Karakter Uli digambarkan sebagai sosok ceria yang memperkenalkan berbagai aspek budaya Batak kepada Daniel.

Melalui peran tersebut, Vanessa ingin mengembangkan pengalaman bermusiknya ke dunia seni peran sekaligus mengangkat kebudayaan daerah asalnya di Sumatera Utara.

Film ini juga menjadi kesempatan bagi Vanessa untuk memperkenalkan dirinya sebagai salah satu wajah baru di layar lebar Indonesia.

Bene Dion Harap Film Musikal Batak Hadirkan Warna Baru

Sutradara sekaligus penulis skenario Bene Dion Rajagukguk menyampaikan harapannya agar "Pulang Kampung" memberikan pengalaman berbeda bagi penonton film Indonesia.

"Ekspektasiku semoga film ini membawa warna baru di perfilman Indonesia," ujar Bene.

Bene menggarap film tersebut dengan memadukan unsur komedi romantis, kebudayaan Batak, dan pertunjukan musikal.

Penggunaan musik dan cerita berlatar budaya daerah menjadi bagian penting dalam penyajian film tersebut.

Kristo Immanuel Ingin Penonton Ikut Menari di Bioskop

Ko-sutradara Kristo Immanuel berharap musik yang dihadirkan dalam "Pulang Kampung" dapat menciptakan suasana bioskop yang lebih hidup.

Menurut Kristo, perpaduan musik tradisional Batak dengan aransemen modern diharapkan mampu mengajak penonton menikmati film secara interaktif.

"Ekspektasinya semua orang bisa menikmati dan ikut nari-nari di dalam bioskopnya," tutur Kristo.

Film tersebut menghadirkan aransemen musik dari musisi Viky Sianipar yang dikenal melalui karya-karya bernuansa Batak.

Selain musik, keindahan alam Danau Toba dan Pulau Samosir turut menjadi bagian dari latar visual film.

"Pulang Kampung" Angkat Budaya dan Pariwisata Sumatera Utara

Melalui film musikal tersebut, para kreator berupaya memperkenalkan kebudayaan Batak dengan pendekatan cerita yang dapat diterima berbagai kalangan.

Pemilihan Danau Toba dan Pulau Samosir sebagai latar juga menghadirkan gambaran kawasan wisata Sumatera Utara kepada penonton.

Produksi Imajinari ini diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan masyarakat Batak sekaligus mendorong sineas Indonesia mengeksplorasi kekayaan cerita Nusantara melalui genre musikal.

Film komedi romantis "Pulang Kampung" dijadwalkan mulai diputar secara serentak di bioskop seluruh Indonesia pada Kamis, 26 November 2026.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026