HOME  ⁄  News

Pemkot Bogor Targetkan Jembatan Paledang-Pasir Jaya Rampung November 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkot Bogor Targetkan Jembatan Paledang-Pasir Jaya Rampung November 2026
Foto: (Sumber: Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memimpin rapat di Balai Kota Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkab Bogor.)

Pantau - Pemerintah Kota Bogor menargetkan pembangunan Jembatan Paledang-Pasir Jaya rampung pada November 2026 setelah penantian lebih dari lima tahun.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan tahapan pembangunan akan dimulai pada akhir Mei 2026 dengan masa pengerjaan selama 180 hari.

Jenal menyebut pemenang lelang proyek pembangunan jembatan telah ditetapkan sehingga proses pembangunan segera dimulai.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu menyelesaikan persoalan aksesibilitas yang selama ini dikeluhkan warga Paledang dan Pasir Jaya.

Saat melakukan peninjauan lapangan bersama warga, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait proyek pembangunan jembatan tersebut.

Warga meminta keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan.

Masyarakat juga mengusulkan pengaturan operasional jembatan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas.

Jenal menjelaskan jembatan nantinya tidak akan dibuka selama 24 jam penuh kecuali untuk kondisi darurat seperti warga sakit atau meninggal dunia.

Warga Usulkan Pemberdayaan UMKM dan PJU

Selain persoalan keamanan, warga juga mengusulkan adanya pemberdayaan pelaku UMKM di sekitar lokasi proyek selama pembangunan berlangsung.

Masyarakat turut meminta pemasangan penerangan jalan umum di area sekitar jembatan.

Pemerintah Kota Bogor akan mengoordinasikan berbagai masukan teknis tersebut bersama aparatur wilayah, dinas terkait, dan pihak ketiga pelaksana proyek.

Pengerjaan Dimulai Akhir Mei 2026

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor Chusnul Rozaqi menjelaskan tinggi rangka jembatan mencapai 2,7 meter.

Jarak titik buhul ke titik buhul jembatan dirancang sepanjang 2,40 meter.

Chusnul menyebut terdapat perbedaan elevasi sekitar tiga meter di kedua titik lokasi sehingga desain jembatan dibuat menurun ke arah Kelurahan Paledang.

Sesuai kontrak, pengerjaan proyek dimulai pada 29 Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada 25 November 2026.

Menurut Chusnul, medan pembangunan cukup berat sehingga waktu pengerjaan selama 180 hari diharapkan dapat dimaksimalkan.

Salah satu tantangan utama pembangunan adalah proses pengangkutan material besi baja yang membutuhkan area luas untuk pemuatan material.

Penulis :
Gerry Eka