HOME  ⁄  News

BPBD Temanggung Bangun Tiga Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih di Daerah Rawan Kekeringan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BPBD Temanggung Bangun Tiga Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih di Daerah Rawan Kekeringan
Foto: (Sumber: Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto. ANTARA/Heru Suyitno.)

Pantau - BPBD Kabupaten Temanggung merealisasikan pembangunan tiga sumur bor untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah rawan kekeringan menggunakan anggaran APBD dengan nilai proyek masing-masing di bawah Rp200 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto mengatakan proyek sumur bor tersebut saat ini masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak penyedia sebelum nantinya diserahkan kepada pemerintah desa.

"Untuk sementara ini kita masih menunggu masa pemeliharaan dari penyedia. Rencananya bulan Juni nanti baru diserahkan ke desa untuk ditindaklanjuti," ungkap Totok.

Tiga titik sumur bor yang telah selesai dikerjakan berada di Desa Gowak, Kecamatan Pringsurat, Desa Kembangsari, Kecamatan Kandangan, dan Desa Klepu, Kecamatan Kranggan.

BPBD Hanya Tangani Proses Pengeboran

Totok menjelaskan BPBD Temanggung hanya menangani proses pengeboran hingga air keluar dari sumur.

Menurutnya, penyambungan jaringan distribusi air bersih ke rumah-rumah warga akan dilanjutkan oleh pemerintah desa masing-masing.

"Dari kami hanya sampai pengeboran dan keluar air saja. Untuk sambungan ke masyarakat nanti ditindaklanjuti oleh pihak desa," ujarnya.

Dua Sumur Bor Tambahan Disiapkan

Selain tiga sumur bor yang telah selesai dibangun, BPBD Temanggung juga merencanakan pembangunan dua sumur bor tambahan pada tahun ini.

Dua lokasi yang masuk rencana pembangunan berada di Desa Tunggulanom, Kecamatan Tlogomulyo, dan Desa Jetis, Kecamatan Selopampang.

Pembangunan sumur bor tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan air bersih bagi masyarakat yang selama ini terdampak kekeringan saat musim kemarau.

Penulis :
Gerry Eka