
Pantau - Pemerintah Kota Bengkulu menyiagakan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) selama 24 jam untuk merespons laporan masyarakat terkait potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir, Minggu 24 Mei 2026.
BPBD Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem
Kepala BPBD Kota Bengkulu I Made Wardana mengatakan cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan," ujar I Made Wardana.
Ia menjelaskan kondisi cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan pohon tumbang, banjir luapan, hingga gelombang tinggi di wilayah pesisir pantai.
BPBD mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat cuaca buruk serta tidak berteduh maupun memarkir kendaraan di bawah pohon besar dan papan reklame.
Menurutnya, pohon dan papan reklame berisiko tumbang sewaktu-waktu akibat terpaan angin kencang.
Warga yang tinggal di kawasan rendah dan bantaran sungai juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir luapan.
Masyarakat diminta aktif memantau debit air serta mengantisipasi kemungkinan banjir kiriman yang dapat datang secara tiba-tiba.
Nelayan Diminta Pantau Informasi BMKG Sebelum Melaut
BPBD Kota Bengkulu turut mengingatkan nelayan dan pelaku wisata bahari agar selalu memantau informasi cuaca dari BMKG Bengkulu sebelum melaut atau beraktivitas di kawasan pesisir.
"Nelayan dan pelaku wisata pantai kami minta terus memantau informasi cuaca dari BMKG Bengkulu sebelum melaut atau beraktivitas di kawasan pesisir," kata I Made Wardana.
Ia menegaskan informasi cuaca dari BMKG penting untuk membantu nelayan menghindari cuaca buruk yang dapat membahayakan keselamatan.
BPBD juga meminta masyarakat segera melapor apabila terjadi bencana di lingkungan sekitar agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Laporan dapat disampaikan melalui BPBD Kota Bengkulu, Call Center 112, maupun organisasi perangkat daerah terkait.
- Penulis :
- Gerry Eka





