
Pantau - Sembilan distrik di Beijing menetapkan status tanggap darurat banjir Level I pada Sabtu (11/7) sore waktu setempat setelah peringatan merah hujan lebat dikeluarkan, sementara pemerintah kota mengintensifkan langkah mitigasi dengan mengevakuasi sekitar 104.000 warga.
Sembilan distrik yang menetapkan status tanggap darurat tersebut meliputi Fangshan, Pinggu, Miyun, Huairou, Mentougou, Fengtai, Daxing, Tongzhou, dan Shunyi yang sebagian besar berada di wilayah pinggiran Kota Beijing.
Observatorium Meteorologi Beijing memperkirakan hujan lebat berlangsung mulai Sabtu pukul 19.00 hingga Minggu (12/7) pukul 08.00 waktu setempat.
Beberapa wilayah diperkirakan menerima curah hujan lebih dari 150 milimeter dalam enam jam dan lebih dari 200 milimeter dalam 24 jam.
Ribuan Warga Dievakuasi dan Fasilitas Ditutup
Kantor Manajemen Kedaruratan Beijing memperingatkan tingginya risiko banjir di sungai berukuran sedang dan kecil, banjir bandang, bahaya geologi di kawasan pegunungan dan perbukitan, serta genangan air di wilayah dataran rendah.
Hingga Sabtu pukul 16.00 waktu setempat, sekitar 104.000 warga telah dievakuasi sebagai langkah antisipasi.
Sebanyak 73 fasilitas perawatan warga lanjut usia ditutup sementara dan 1.902 lansia dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Pemerintah juga menutup sementara 188 objek wisata, 167 lokasi perkemahan tenda, serta menghentikan operasional 4.376 penginapan pedesaan atau homestay.
Selain itu, pekerjaan konstruksi di 3.318 lokasi turut ditangguhkan untuk mengurangi risiko selama cuaca ekstrem.
Puluhan Ribu Petugas Disiagakan
Pemerintah Kota Beijing menyiagakan 27.418 petugas penyelamat di berbagai wilayah untuk menghadapi potensi keadaan darurat akibat hujan lebat.
China menerapkan sistem tanggap darurat empat tingkat dalam penanganan bencana.
Level I merupakan status tanggap darurat tertinggi dalam sistem tersebut.
- Penulis :
- Gerry Eka





