HOME  ⁄  News

Hamas dan PIJ Tegaskan Tuntutan Penarikan Penuh Pasukan Israel dari Jalur Gaza

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Hamas dan PIJ Tegaskan Tuntutan Penarikan Penuh Pasukan Israel dari Jalur Gaza
Foto: Tim BBRMP Maluku melakukan pemantauan langsung irigasi perpompaan di Tual.

Pantau - Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) dan Gerakan Jihad Islam (PIJ) menegaskan perlunya memaksa Israel menghentikan agresi serta menarik seluruh pasukannya dari Jalur Gaza dalam pertemuan yang digelar di Kairo, Mesir.

Hamas dan PIJ Perkuat Sikap Bersama

Delegasi Hamas yang dipimpin Zaher Jabarin bertemu dengan delegasi PIJ yang dipimpin Sekretaris Jenderal Ziad al-Nakhalah untuk membahas perkembangan situasi di Gaza.

Dalam pernyataannya, kedua pihak menekankan pentingnya memperkuat aksi bersama, membangun posisi nasional yang bersatu, serta melakukan berbagai upaya untuk melindungi rakyat Palestina dan memulihkan hak-hak mereka.

Pernyataan tersebut juga menyebutkan Kepala Biro Politik Hamas Khalil al-Hayya dan Ziad al-Nakhalah melakukan percakapan melalui sambungan telepon selama pertemuan.

Keduanya menegaskan perlunya mendukung rakyat Palestina dan mengakhiri agresi Israel yang masih berlangsung.

Kesepakatan Gaza Masih Menuai Perbedaan Sikap

Sehari sebelumnya, PIJ menyatakan seluruh informasi yang beredar mengenai kesepakatan antara faksi-faksi Palestina dan pihak Israel tidak akurat.

PIJ juga menegaskan masih memiliki keberatan terhadap rancangan kesepakatan dalam bentuk yang beredar saat ini.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (30/7) menyatakan organisasi yang disebut Dewan Perdamaian telah mencapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata secara menyeluruh terhadap Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Gaza.

Anggota biro politik Hamas Basem Naim sebelumnya mengatakan, “Hamas menyetujui versi terbaru dari peta jalan untuk fase kedua perjanjian gencatan senjata Gaza setelah negosiasi yang sengit.” ungkapnya.

Di sisi lain, Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menyambut baik pengumuman tersebut dan menekankan pentingnya pelaksanaan penuh fase kedua untuk mengakhiri perang secara permanen, meringankan krisis kemanusiaan di Gaza, serta memastikan penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah itu.

Penulis :
Gerry Eka