
Pantau - Pemerintah Malaysia mengerahkan Tim Pencarian dan Penyelamatan Khusus Malaysia (SMART) untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan korban banjir bandang di perbatasan Nepal dan China serta menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS bagi Nepal.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Minggu (30/8/2026) menyatakan telah memerintahkan jajarannya berkoordinasi dengan Pemerintah Nepal agar tim SMART dapat dikerahkan secepatnya.
"Tim SMART juga diberi amanah untuk mendeteksi dan membawa pulang warga Malaysia yang terdampak, selain membantu Kedutaan Besar Malaysia di Nepal mengoordinasikan bantuan serta memastikan keselamatan dan kesejahteraan mereka," kata Anwar Ibrahim.
Malaysia Siapkan Bantuan untuk Korban
Malaysia akan menyalurkan bantuan senilai 1 juta dolar AS kepada Nepal untuk membantu masyarakat terdampak sekaligus mendukung pemulihan pascabencana.
Pemerintah Nepal sebelumnya membatalkan keputusan untuk menolak bantuan dari negara lain dalam operasi penyelamatan setelah banjir bandang menewaskan ratusan orang.
Menurut data otoritas Nepal, ratusan orang meninggal dunia dan ribuan lainnya masih dinyatakan hilang akibat bencana tersebut.
Tim SMART Juga Cari Warga Malaysia
Selain membantu operasi SAR, tim SMART mendapat tugas mencari warga Malaysia yang terdampak serta membantu Kedutaan Besar Malaysia di Nepal dalam mengoordinasikan bantuan.
Pengerahan tersebut juga dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga Malaysia di kawasan yang terdampak banjir bandang.
- Penulis :
- Gerry Eka




