
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempersingkat kunjungan akhir pekannya di Camp David dan dijadwalkan kembali ke Gedung Putih pada Sabtu (19/9/2026) malam di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Gedung Putih memperbarui jadwal Trump dengan rencana kepulangan ke Washington menggunakan helikopter kepresidenan Marine One yang diperkirakan tiba di Ellipse sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Laporan wartawan Gedung Putih menyebut tidak ada alasan yang diberikan terkait perubahan jadwal tersebut.
Pesawat F-16 Cegat Pesawat Dekat Camp David
Sebelum perubahan jadwal Trump, pesawat tempur F-16 dari Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara atau NORAD mencegat pesawat penerbangan umum yang memasuki wilayah udara terbatas di atas Thurmont, Maryland, dekat Camp David.
Pesawat tersebut kemudian dikawal keluar dari wilayah udara terbatas dengan aman, sedangkan otoritas menyatakan insiden itu tidak membahayakan orang di darat dan tidak menunjukkan ancaman terhadap Trump maupun Camp David.
Insiden tersebut terjadi ketika Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan perjalanan menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
AS Peringatkan Warganya soal Situasi Timur Tengah
Departemen Luar Negeri AS meminta warga Amerika di Timur Tengah meningkatkan kewaspadaan serta bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, dan gangguan perjalanan lainnya.
“Akibat ketegangan di Timur Tengah, situasi keamanan tetap kompleks dengan potensi terjadinya eskalasi yang tidak terduga,” kata badan tersebut.
Departemen Luar Negeri AS juga menyebut konflik yang melibatkan Houthi dan Arab Saudi berpotensi meningkat dengan cepat serta memperingatkan adanya risiko terhadap kepentingan dan warga Amerika di berbagai wilayah.
- Penulis :
- Gerry Eka




