
Pantau - Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menempatkan kerja sama ekonomi, kecerdasan buatan (AI), serta hubungan antarmasyarakat sebagai bagian penting dalam pembicaraan keduanya di Washington pada September 2026. Pasted text
Xi menyerukan agar China dan AS bekerja sama dengan tulus karena kedua negara memiliki kepentingan yang saling terkait dan ruang kerja sama yang luas.
Ia menilai berbagai persoalan global akan sulit diselesaikan tanpa keterlibatan dan kerja sama antara China dan Amerika Serikat.
China-AS Bahas Perdagangan dan AI
Dalam pembicaraan dengan Trump, Xi mengatakan putaran terbaru konsultasi perdagangan dan ekonomi kedua negara telah menghasilkan pengaturan bersama baru.
Xi menyebut perkembangan tersebut sebagai kabar baik bagi dunia industri dan masyarakat kedua negara serta perekonomian global.
Menurut Xi, berbagai persoalan dapat diselesaikan apabila kedua negara memegang prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan saling menguntungkan.
Hubungan ekonomi kedua negara juga terlihat dalam jamuan makan malam kenegaraan yang dihadiri sejumlah pimpinan perusahaan penerbangan, teknologi, dan keuangan terkemuka AS, termasuk CEO Nvidia Jensen Huang dan CEO Tesla Elon Musk.
Kecerdasan buatan turut menjadi salah satu bidang yang dibicarakan Xi dan Trump di tengah persaingan teknologi kedua negara.
Xi menyerukan China dan AS memanfaatkan kekuatan masing-masing dalam pengembangan AI serta mempertahankan kendali manusia atas teknologi tersebut.
Ia juga mendorong pendekatan AI yang berpusat pada manusia sehingga teknologi tersebut dapat digunakan untuk mendukung kemajuan manusia.
Trump turut menekankan pentingnya menjaga dialog mengenai AI karena teknologi tersebut dinilai akan berpengaruh terhadap masa depan umat manusia.
Xi Undang 100 Ribu Pemuda AS ke China
Xi dan Trump juga membahas hubungan antarmasyarakat dengan menyinggung sejarah pertukaran antara warga China dan Amerika Serikat.
"Sebagai pemimpin dari kedua negara kita, Presiden Xi dan saya sama-sama memahami bahwa kita mewakili sistem yang berbeda, tetapi ikatan di antara rakyat kita tetap bertahan, dan hubungan kita tidak pernah sebaik ini," ujar Trump.
Dalam upacara penyambutan, Xi mengumumkan dua panda bernama Ping Ping dan Fu Shuang akan segera tiba di Kebun Binatang Atlanta untuk diperkenalkan kepada masyarakat Amerika.
Xi juga mengundang 100.000 pemuda Amerika Serikat mengunjungi China melalui program pertukaran dan studi selama lima tahun mendatang.
"Harapan dari hubungan China -AS terletak pada rakyat kita, dan masa depannya berada di tangan generasi muda," ujar Xi.
Program tersebut melanjutkan inisiatif yang diumumkan Xi di San Francisco pada 2023 untuk mengundang 50.000 pemuda Amerika ke China dalam lima tahun, dengan target itu disebut telah tercapai.
"Presiden Xi mengumumkan bahwa dia ingin melipatgandakan jumlah pelajar tersebut dalam lima tahun ke depan. Hal itu sangat positif, sangat signifikan, karena saya yakin pertukaran semacam itu serta saling berkunjungnya para pelajar sangat, sangat penting," ujar Presiden Emeritus World Food Prize Foundation Kenneth Quinn.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Gerry Eka




