
Pantau - Proyek Terowongan Kedua Teluk Jiaozhou Qingdao yang menjadi terowongan jalan raya bawah laut terpanjang di Tiongkok menyelesaikan seluruh proses penggalian menggunakan mesin perisai pada Jumat (2/10/2026).
China Railway Construction Corporation Limited menyebut mesin perisai mencapai posisi yang telah ditentukan pada kedalaman 105 meter di bawah permukaan laut di Teluk Jiaozhou, Provinsi Shandong, Tiongkok timur.
Terowongan tersebut dibangun untuk menghubungkan kawasan perkotaan utama Qingdao dengan Kawasan Baru Pesisir Barat Qingdao yang berstatus sebagai kawasan baru tingkat nasional.
Proyek itu memiliki panjang keseluruhan mencapai 17,48 kilometer dengan bagian terowongan utama sepanjang 14,37 kilometer.
Terowongan Dibangun dengan Tiga Jalur di Setiap Arah
Terowongan utama terdiri atas dua terowongan jalan raya serta satu terowongan layanan yang berada di bagian tengah.
Infrastruktur tersebut dirancang memiliki tiga lajur jalan di setiap arah untuk mendukung pergerakan kendaraan antara kawasan utama Qingdao dan Kawasan Baru Pesisir Barat Qingdao.
Kendaraan yang melintasi terowongan tersebut dirancang dapat melaju dengan kecepatan hingga 80 kilometer per jam.
Pekerja Lakukan Pemeriksaan Keselamatan Proyek
Para pekerja konstruksi tetap melakukan pemeriksaan keselamatan di lokasi pembangunan Terowongan Kedua Teluk Jiaozhou Qingdao setelah tahapan penggalian diselesaikan.
Rampungnya seluruh proses penggalian dengan mesin perisai menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan proyek sepanjang 17,48 kilometer tersebut.
Terowongan itu dibangun di kawasan Teluk Jiaozhou, Qingdao, Provinsi Shandong, sebagai infrastruktur penghubung antarkawasan di wilayah tersebut.
- Penulis :
- Gerry Eka




