
Pantau - Lima personel Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobil Polda Sulawesi Tenggara terpilih bergabung dalam peleton khusus misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah setelah melewati serangkaian seleksi hingga tingkat Markas Besar Polri.
Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra Kompol Asri Dyini mengatakan lima personel tersebut telah melewati seleksi mulai dari tingkat Polda hingga seleksi akhir di Jakarta.
"Lima personel yang terpilih yakni Bripka Ahmad Akbar asal Konawe, Briptu Reski Awal asal Kolaka Timur, Bripda Ahdiyat Muru dari Konawe Selatan, Briptu Suhuf Habib asal Bombana, serta Bharaka Fajar Andrias asal Muna," kata Asri.
Proses seleksi diawali dengan pendaftaran dan verifikasi administrasi, kemudian dilanjutkan tes kemampuan bahasa Inggris serta ujian psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Polda Sultra.
Para personel selanjutnya mengikuti seleksi akhir di Jakarta bersama perwakilan dari berbagai Polda dan satuan kerja lain di seluruh Indonesia.
Personel Gegana Jalani Seleksi Ketat
Kelima personel Gegana tersebut juga telah menyelesaikan latihan praoperasi sebagai salah satu tahapan untuk memastikan kesiapan sebelum menjalankan tugas.
"Tahapan praoperasi ini sangat ketat karena mereka bersaing dengan perwakilan polda lain. Alhamdulillah, kelima personel Gegana Sultra mampu melaluinya dan dinyatakan siap berangkat," ujarnya.
Mereka akan bertugas selama satu tahun di Republik Afrika Tengah dengan bergabung dalam peleton khusus Special Weapons and Tactics (SWAT) di bawah kontingen Formed Police Unit (FPU) MINUSCA.
Unit SWAT PBB merupakan tim taktis khusus yang menangani situasi berisiko tinggi dalam pelaksanaan misi pemeliharaan perdamaian internasional.
Lima Personel Dijadwalkan Berangkat 10 Oktober
Asri mengatakan lima personel tersebut telah mendapatkan izin dari Dansat Brimob Polda Sultra dan sedang menjalani persiapan akhir sebelum keberangkatan.
Kelima personel Gegana Polda Sultra dijadwalkan berangkat menjalankan misi perdamaian PBB pada 10 Oktober 2026.
Asri menilai keberangkatan mereka menjadi kebanggaan bagi Satbrimob Polda Sultra karena membawa nama daerah sekaligus Indonesia dalam misi perdamaian internasional.
- Penulis :
- Gerry Eka




