
Pantau - Duta Besar untuk Penugasan Khusus Kementerian Luar Negeri Rusia Rodion Miroshnik menuding Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB menolak mengunjungi lokasi serangan Ukraina untuk memverifikasi dugaan pelanggaran hukum internasional oleh Kiev.
Miroshnik mengatakan Dewan HAM PBB terus menyatakan tidak mampu memverifikasi fakta terkait dugaan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Ukraina.
"Hal ini tentu menunjukkan keberpihakan Dewan HAM PBB dan metode yang sayangnya telah mereka kembangkan sendiri. Mereka bersembunyi di balik metode tersebut. Ketika muncul pertanyaan, 'datang dan periksa,' mereka mengajukan 150.000 syarat," kata Miroshnik.
Pernyataan tersebut disampaikan Miroshnik kepada RIA Novosti di tengah berlanjutnya konflik Rusia dan Ukraina.
Rusia Tuduh Dewan HAM PBB Berpihak
Miroshnik menilai sikap Dewan HAM PBB yang disebut tidak mengunjungi lokasi serangan menunjukkan keberpihakan lembaga tersebut.
Menurut dia, permintaan untuk melakukan pemeriksaan langsung di lokasi justru dihadapkan pada berbagai persyaratan.
Pernyataan Miroshnik tersebut merupakan tuduhan dari pihak Rusia dan dalam sumber ini tidak disertai tanggapan Dewan HAM PBB terhadap klaim tersebut.
Miroshnik Sebelumnya Soroti Laporan PBB
Miroshnik pada Jumat (2/10/2026) juga menuding Dewan HAM PBB menyebarkan disinformasi ketika menanggapi laporan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia.
Laporan yang dipersoalkan diplomat Rusia tersebut berkaitan dengan kekerasan seksual dalam konflik Ukraina.
- Penulis :
- Gerry Eka




