
Pantau - Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah melancarkan enam operasi militer terhadap sejumlah sasaran Arab Saudi pada Sabtu (7/11/2026), termasuk Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.
Operasi tersebut diklaim menyasar fasilitas militer dan infrastruktur di wilayah Arab Saudi serta pasukan pro-Arab Saudi di Yaman.
Juru bicara angkatan bersenjata Houthi, Yahya Saree, menyampaikan bahwa serangan dilakukan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak atau drone.
"Angkatan bersenjata Yaman melaksanakan enam operasi militer khusus dengan menggunakan sejumlah besar rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak (drone)," kata Yahya Saree melalui Telegram.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, pemerintah Arab Saudi belum memberikan konfirmasi mengenai klaim serangan terhadap bandara internasional di Riyadh.
Houthi Klaim Serang Bandara dan Fasilitas Minyak di Riyadh
Yahya Saree menjelaskan bahwa operasi pertama menyasar sejumlah fasilitas strategis di ibu kota Arab Saudi.
Sasaran yang disebutkan meliputi Bandara Internasional King Khalid, tangki penyimpanan minyak, serta menara distilasi milik perusahaan energi Saudi Aramco.
"Operasi pertama menargetkan Bandara Internasional King Khalid, tangki penyimpanan minyak, serta menara distilasi milik Aramco di Riyadh, ibu kota musuh Saudi," imbuh juru bicara tersebut.
Houthi juga mengklaim melancarkan operasi kedua terhadap fasilitas Saudi Aramco di Khurais, wilayah timur Arab Saudi.
Sementara itu, operasi ketiga disebut menyasar stasiun pompa di kawasan Dawadmi.
Operasi Lain Menyasar Pasukan Arab Saudi di Najran dan Yaman
Selain mengklaim menyerang fasilitas energi dan bandara, Houthi menyatakan telah melakukan operasi terhadap pasukan Arab Saudi di Najran.
Sasaran operasi tersebut adalah sebuah kamp Garda Nasional Arab Saudi yang berada di wilayah tersebut.
Yahya Saree juga menyebutkan bahwa dua operasi lainnya dilakukan di wilayah Yaman bagian utara.
Menurut klaim Houthi, kedua operasi itu menargetkan pasukan pro-Arab Saudi yang berada di bawah komando para perwira militer Saudi.
Dengan demikian, Houthi menyatakan telah melaksanakan enam operasi militer yang mencakup sejumlah lokasi di Arab Saudi dan Yaman.
Arab Saudi Belum Konfirmasi Klaim Serangan
Hingga berita tersebut disampaikan, belum terdapat konfirmasi dari pihak Arab Saudi mengenai klaim serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.
Informasi mengenai enam operasi militer tersebut bersumber dari pernyataan juru bicara Houthi yang disampaikan melalui Telegram.
Laporan mengenai klaim serangan itu diberitakan oleh kantor berita Sputnik/RIA Novosti.
- Penulis :
- Gerry Eka




