Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Max Verstappen Pesimistis Red Bull Bisa Bangkit dan Raih Hasil Maksimal di GP Jepang Suzuka

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Max Verstappen Pesimistis Red Bull Bisa Bangkit dan Raih Hasil Maksimal di GP Jepang Suzuka
Foto: (Sumber : Arsip - Pembalap Red Bull asal Belanda Max Verstappen berlaga pada sesi latihan ketiga Grand Prix F1 AS 2025 di Sirkuit Las Vegas, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (22/11/2025). ANTARA FOTO/Xinhua/Wu Xiaoling/nym..)

Pantau - Pembalap Red Bull Max Verstappen pesimistis timnya mampu meraih hasil terdepan pada Formula 1 Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka yang akan berlangsung Minggu (29/3), menyusul performa yang belum kompetitif di awal musim 2026.

Performa Red Bull Belum Meyakinkan

Verstappen menilai Red Bull masih kesulitan bersaing setelah hasil kurang memuaskan dalam sesi latihan bebas pertama dan kedua di Suzuka.

Ia mengakui timnya belum menemukan solusi atas sejumlah permasalahan teknis yang memengaruhi performa mobil RB21.

"Ya, tapi pada saat yang sama hal ini sangat sulit untuk dipecahkan saat ini, jadi saya tidak mengharapkan keajaiban dalam semalam. Kami hanya perlu memahami isu-isu kita sedikit lebih lanjut, dari mana asalnya," ungkap Verstappen.

Dominasi Mercedes melalui George Russell dan Kimi Antonelli yang memenangi dua seri awal musim menjadi tantangan besar bagi Red Bull untuk kembali ke papan atas.

Masalah Keseimbangan Jadi Kendala Utama

Juara dunia empat kali itu juga menyoroti masalah keseimbangan mobil yang belum teratasi sejak awal musim.

Red Bull sebenarnya membawa sejumlah pembaruan termasuk perubahan pada bagian sidepod untuk meningkatkan performa di Suzuka.

Namun, Verstappen menyebut perubahan tersebut belum memberikan hasil optimal di lintasan.

"Kami hanya mencoba untuk mengoreksi satu hal dan kami mendapatkan yang lain, tetapi tidak pernah menemukan keseimbangan yang baik pada dasarnya," ujarnya.

Verstappen kini dituntut bekerja ekstra keras untuk mengulang kesuksesannya musim lalu saat menjuarai GP Jepang di sirkuit yang sama.

Balapan di Suzuka akan menjadi ujian penting bagi Red Bull dalam upaya keluar dari tekanan di awal musim.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti