HOME  ⁄  Olahraga

Kemenpora Tegaskan Pertemuan Menteri Asia Tenggara Jadi Langkah Strategis Masa Depan Pemuda dan Olahraga

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenpora Tegaskan Pertemuan Menteri Asia Tenggara Jadi Langkah Strategis Masa Depan Pemuda dan Olahraga
Foto: (Sumber: Pelaksanaan hari pertama Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 di Bali, yang berlangsung pada 3-5 Mei, Minggu (3/5/2026). (Kemenpora Republik Indonesia).)

Pantau - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia menegaskan Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 di Bali pada 3–5 Mei ditujukan untuk memperkuat masa depan kepemudaan dan olahraga di kawasan Asia Tenggara.

Kolaborasi dan Diplomasi Olahraga

Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro mengatakan pertemuan ini diharapkan menghasilkan langkah konkret bagi pengembangan pemuda dan olahraga.

"Mari kita bekerja sama untuk memastikan pertemuan ini menjadi produktif, bermakna, dan berdampak bagi masa depan pemuda serta olahraga di kawasan kita," ungkapnya.

Ia juga mendorong seluruh delegasi dari negara-negara Asia Tenggara untuk aktif berpartisipasi dan berbagi pandangan selama forum berlangsung.

"Saya mendorong seluruh delegasi untuk berpartisipasi aktif, berbagi perspektif secara terbuka, dan berkontribusi secara konstruktif sepanjang diskusi berlangsung," ujarnya.

Pertemuan ini merupakan forum tingkat tinggi antarmenteri yang membidangi kepemudaan dan olahraga di Asia Tenggara untuk memperkuat kemitraan strategis dan kolaborasi kawasan.

Mengusung tema "Strengthening SEA Youth Collaboration and Sports Diplomacy for a Resilient Future", forum ini menekankan pentingnya diplomasi olahraga dalam menghadapi tantangan global.

Agenda dan Peran Indonesia

Kegiatan diawali dengan pertemuan pejabat senior pada Minggu (3/5) yang membahas ketahanan pemuda, pembinaan bakat olahraga, serta kemitraan global.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Gunawan Suswantoro bersama sejumlah pejabat Kemenpora lainnya.

Pada hari kedua, Senin (4/5), pertemuan tingkat menteri akan digelar dan dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Erick dijadwalkan membuka acara sekaligus menjadi pembicara utama yang menekankan pentingnya sport diplomacy sebagai fondasi menjaga keharmonisan antarnegara.

Pertemuan ini diharapkan memperkuat peran generasi muda sebagai penentu arah perkembangan kawasan Asia Tenggara di masa depan.

Penulis :
Ahmad Yusuf