
Pantau - Papua Athletics Center (PAC) kembali menunjukkan potensi besar atletik Indonesia Timur setelah mempertahankan gelar juara umum pada Kejuaraan Atletik Jatim Open 2026 di Surabaya dengan torehan 14 medali.
Atlet Debutan Langsung Sabet Medali Emas
Sekretaris Umum PB PASI Jodi Mahardi mengatakan munculnya atlet-atlet debutan yang langsung menjadi juara membuktikan pembinaan atletik di Indonesia Timur berjalan efektif dan terstruktur.
“Lahirnya juara dari atlet-atlet debutan menegaskan bahwa potensi atletik Timur Indonesia akan terus mekar melalui program pembinaan yang terstruktur,” kata Jodi Mahardi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/5).
PAC meraih total sembilan medali emas, dua perak, dan tiga perunggu dalam kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Atletik “Oentoeng Poedjadi” FIKK-UNESA Surabaya pada 1-3 Mei 2026.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang hanya mengoleksi 11 medali.
Tiga atlet debutan PAC menjadi sorotan usai langsung meraih emas pada penampilan kompetitif pertama mereka.
Natalis Kawad Kaize membuka raihan emas melalui nomor lempar cakram U-20 putra dengan catatan 44,21 meter.
Bonevasius Mahuze kemudian menjadi juara lempar lembing U-20 putra dengan lemparan sejauh 60,18 meter.
Sementara Kresensia Mobok Ndiken menyumbang emas dari nomor lempar lembing U-20 putri setelah mencatatkan lemparan 40,44 meter.
Dominasi PAC di Nomor Lempar dan Lintasan
Selain atlet debutan, PAC juga mendominasi nomor lempar melalui Kristostomus Kaize yang merebut emas lempar lembing U-18 putra dengan catatan 57,88 meter.
Silfanus Ndiken turut menambah emas pada nomor lempar lembing senior putra dengan lemparan sejauh 68 meter.
Di nomor lintasan, Fransisko Adrianto Makaminang meraih emas 800 meter senior putra dengan catatan waktu 1 menit 55,98 detik.
Mergina Asyerem juga tampil tercepat di nomor 200 meter senior putri dengan waktu 24,55 detik.
Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia Claus Wamafma menilai peningkatan prestasi dan lahirnya atlet baru menjadi bukti keberhasilan program pembinaan bersama PB PASI.
“Kemunculan nama-nama baru yang langsung menyabet emas membuktikan cetak biru pelatihan kami bersama PB PASI berada di jalur yang tepat,” ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





