
Pantau - Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia menyesalkan kegagalannya finis pada MotoGP Prancis 2026 setelah mengalami kecelakaan saat bersaing di barisan depan di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu.
“Secara keseluruhan akhir pekan ini positif. Kami memulai dengan kuat dan mampu tampil cepat di setiap sesi sambil terus berkembang,” kata Bagnaia dalam keterangan resmi Ducati, Senin.
Bagnaia mengaku sempat mengalami kendala pada bagian depan motor setelah start balapan.
“Kami berada dalam perebutan podium meski mengalami sedikit masalah saat start. Setelah itu ada kendala kecil yang membuat saya kehilangan kepercayaan diri pada bagian depan motor,” ujarnya.
Sempat Tekan Bezzecchi Sebelum Terjatuh
Pembalap asal Italia itu memulai balapan dari pole position, namun sempat tercecer ke posisi kelima pada lap awal.
Bagnaia kemudian perlahan memperbaiki posisi dan naik ke urutan kedua pada lap ketujuh.
Ia bahkan mulai menekan pimpinan balapan Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing dalam perebutan kemenangan.
Namun, saat mencoba memangkas jarak menjadi kurang dari satu detik pada lap ke-16, Bagnaia kehilangan kendali bagian depan motornya di tikungan ketiga dan gagal melanjutkan balapan.
“Saya tetap mencoba mendorong dan menjaga kecepatan, tetapi bagian depan motor kehilangan grip. Hal seperti ini bisa terjadi,” ungkap Bagnaia.
Posisi Klasemen Turun
Hasil gagal finis di Le Mans membuat Bagnaia turun ke posisi kesembilan klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 43 poin.
Sementara Ducati Lenovo Team kini berada di posisi kelima klasemen tim dengan 100 poin.
Adapun Ducati masih menempati posisi kedua klasemen konstruktor dengan raihan 128 poin.
MotoGP selanjutnya akan berlangsung di GP Catalunya, Sirkuit Montmelo, Spanyol, mulai 15 Mei mendatang.
- Penulis :
- Aditya Yohan





