HOME  ⁄  Olahraga

KONI Lantik PB FAJI 2026-2030, Fokus Kembangkan Sport Tourism Arung Jeram

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KONI Lantik PB FAJI 2026-2030, Fokus Kembangkan Sport Tourism Arung Jeram
Foto: (Sumber: Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman bersama Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia masa bakti 2026-2030 seusai pelantikan di Jakarta, Sabtu (16/5/2026). (ANTARA/Arindra Meodia).)

Pantau - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat resmi melantik Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI) masa bakti 2026-2030 dengan fokus pengembangan sport tourism berbasis arung jeram di berbagai daerah.

Pelantikan berlangsung di Jakarta, Sabtu (16/5/2026), dengan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman meminta PB FAJI memaksimalkan potensi alam Indonesia sebagai destinasi olahraga sekaligus pariwisata.

“Saya berharap arung jeram ini menjadi olahraga unggulan, karena alam Indonesia ini sangat akrab untuk atlet-atlet arung jeram Indonesia,” ujar Marciano.

KONI Dorong Kejuaraan Tarik Wisatawan

Marciano mengatakan PB FAJI perlu memperkuat sinergi dengan Kementerian Pariwisata untuk mengoptimalkan destinasi wisata arung jeram di Indonesia.

Menurutnya, agenda kejuaraan tingkat daerah hingga internasional dapat menjadi sarana menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami berharap destinasi wisata yang alamnya bagus untuk arung jeram dapat dioptimalkan. Kejuaraan-kejuaraan terbuka juga bisa menghadirkan atlet-atlet dari negara sahabat untuk datang melihat Indonesia,” katanya.

KONI Pusat bersama 38 KONI provinsi dan 514 KONI kabupaten/kota disebut siap mendukung pengembangan olahraga arung jeram di seluruh Indonesia.

PB FAJI Fokus Prestasi hingga Konservasi Sungai

Ketua Umum PB FAJI Oni Junianto mengatakan kepengurusan baru akan menjalankan empat fokus utama, yakni prestasi, pariwisata, konservasi sungai, dan kebencanaan.

“Ada empat pilar yang kami pegang, mulai dari prestasi, pariwisata, konservasi sungai, dan kebencanaan,” ungkap Oni.

PB FAJI juga menyiapkan sejumlah daerah prioritas pengembangan sport tourism seperti Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Selain itu, PB FAJI tengah memperkuat sistem pendataan operator arung jeram demi memastikan keselamatan wisatawan.

“Kita ada beberapa titik yang selama ini sudah menjadi prioritas dan kita ada 800 operator yang sudah terverifikasi dan terakreditasi ada 500,” ujarnya.

Saat ini PB FAJI memiliki 28 provinsi aktif, sekitar 500 kepengurusan kabupaten/kota, dan sekitar 3.000 atlet yang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Penulis :
Ahmad Yusuf