HOME  ⁄  Olahraga

Kemenpora Nilai HSBC 2026 Jadi Jalur Pembinaan Atlet Basket Muda Indonesia

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemenpora Nilai HSBC 2026 Jadi Jalur Pembinaan Atlet Basket Muda Indonesia
Foto: (Sumber: Plt Asdep Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Kemenpora RI, Leny Kurnia memberikan sabutan pada gelaran High School Basketball Championship (HSBC) 2026 yang diselenggarakan di Tangerang Selatan, Banten, Minggu. ANTARA/Azmi Samsul M.)

Pantau - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menilai penyelenggaraan High School Basketball Championship (HSBC) 2026 membantu pemerintah dalam pembinaan bibit atlet bola basket Indonesia.

Pelaksana Tugas Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Leny Kurnia mengatakan ajang tersebut menjadi salah satu jalur pencarian atlet potensial di cabang olahraga bola basket.

"Harapan kami dari Kemenpora ajang ini bisa terus berlanjut karena merupakan salah satu jalur untuk mendapatkan bibit-bibit (atlet), khususnya di cabang olahraga bola basket," ungkap Leny.

HSBC 2026 menggelar babak final nasional di Tangerang Selatan pada 13–17 Mei 2026.

SMA Jubilee Jakarta berhasil meraih gelar juara kategori putra dan putri sekaligus dalam HSBC 2026.

Kemenangan tersebut membuat SMA Jubilee Jakarta mendapatkan tiket untuk mewakili Indonesia pada Kejuaraan Bola Basket Asia Pasifik U18 di Singapura pada 22–26 Juni 2026.

Kemenpora Dukung Pembinaan Atlet Pelajar

Kemenpora menyatakan terus mendukung ajang olahraga yang menjadi wadah pembinaan atlet muda bertalenta, termasuk HSBC 2026.

Menurut Leny, turnamen berkualitas dapat menunjang perkembangan atlet muda agar siap bersaing di level internasional.

HSBC juga dinilai sejalan dengan Desain Besar Olahraga Nasional yang menetapkan bola basket sebagai salah satu dari 21 cabang olahraga unggulan prioritas.

Leny menyebut Kemenpora memiliki program pembinaan antarpelajar seperti Popnas dan Pra-Popnas untuk mempertemukan atlet potensial dari berbagai sekolah.

"Kami pun ada ajang pembinaan dari Kemenpora itu seperti ada Popnas, Pra-Popnas dan juga Popnas. Itu antar sekolah juga, kejuaraan sekolah," kata Leny.

Atlet Berprestasi Disiapkan Program Beasiswa

Pemerintah melalui Kemenpora juga menyediakan program beasiswa bagi atlet berprestasi mulai dari jenjang S1 hingga S3.

Program beasiswa tersebut ditujukan bagi atlet yang memiliki prestasi di level internasional.

Kemenpora saat ini juga menjajaki program beasiswa S1 bersama Kemendikbudristek untuk atlet berprestasi.

"Jadi mereka full pembiayaan, nanti untuk membangun ekosistem olahraga di luar," ujar Leny.

Babak final nasional HSBC 2026 diikuti 10 tim dari delapan sekolah dengan rincian tujuh tim putra dan tiga tim putri.

Penulis :
Gerry Eka