
Pantau - World Boxing Association (WBA) menegaskan tidak akan mengakui Rico Verhoeven sebagai juara dunia kelas berat WBA meski berhasil mengalahkan Oleksandr Usyk dalam duel tinju di Mesir pada 23 Mei 2026.
WBA menyatakan Verhoeven belum masuk dalam peringkat tinju profesional organisasi tersebut sehingga kemenangan atas Usyk tidak otomatis membuatnya menyandang sabuk juara dunia WBA.
“Jika Verhoeven menang (melawan Usyk), ia tidak akan diakui sebagai juara WBA karena saat ini ia tidak masuk dalam peringkat tinju profesional organisasi WBA,” tulis WBA dalam pernyataan resminya.
Verhoeven Naik Ring Tantang Usyk
Rico Verhoeven dikenal sebagai salah satu petarung kickboxing kelas berat terbaik dunia yang telah tampil di level profesional sejak 2005.
Petarung asal Belanda itu tercatat menjalani 76 laga kickboxing profesional dan mempertahankan rekor tak terkalahkan selama 11 tahun di Glory Kickboxing Heavyweight sebelum melepas gelarnya.
Kini Verhoeven mencoba tantangan baru dengan naik ring menghadapi Oleksandr Usyk dalam laga tinju kelas berat.
WBA menjelaskan duel tersebut tetap berstatus pertahanan gelar sukarela bagi Usyk sebagai juara super kelas berat WBA.
Jika Verhoeven menang, sabuk juara WBA tidak akan berpindah tangan meski petarung Belanda itu dianggap memenuhi syarat masuk daftar peringkat organisasi.
Usyk Tetap Berstatus Juara Dunia
Oleksandr Usyk saat ini masih berstatus petinju tak terkalahkan dengan rekor 24 kemenangan termasuk 15 kemenangan knockout.
Petinju asal Ukraina itu sebelumnya sukses menyatukan empat sabuk juara utama dunia yakni WBA, WBC, IBF, dan WBO.
Namun Usyk kemudian melepas sabuk WBO karena tidak tertarik menghadapi Fabio Wardley.
WBA menyebut apabila Usyk memenangkan duel melawan Verhoeven, hasil tersebut akan diakui sebagai keberhasilan mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBA.
Usyk disebut terus meningkatkan intensitas latihan menjelang pertarungan karena menyadari besarnya tantangan menghadapi Verhoeven.
- Penulis :
- Aditya Yohan





