
Pantau - Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan 44 arena untuk 28 cabang olahraga sebagai bentuk kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 bersama Provinsi Lampung.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kesiapan Banten didukung infrastruktur transportasi yang lengkap dan terintegrasi.
“Infrastruktur transportasi di Banten sangat mendukung pelaksanaan PON XXIII,” ungkap Andra Soni.
Ia menyebut dukungan tersebut meliputi Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, jalur Commuter Line Serpong–Tanah Abang, jalur kereta Rangkasbitung–Tanah Abang, hingga jalur Rangkasbitung–Merak.
Akses transportasi darat juga diperkuat jaringan jalan tol seperti Tol Jakarta–Merak, Serpong–Cinere, Cengkareng–Batuceper, Sedyatmo, dan Serang–Panimbang.
Andra Soni mengatakan Banten juga memiliki stadion berstandar internasional untuk mendukung pelaksanaan PON XXIII.
“Banten International Stadium atau BIS akan menjadi klaster utama PON XXIII,” katanya.
Stadion yang berada di kawasan Sport Center Banten itu memiliki kapasitas sekitar 32 ribu penonton dan akan terintegrasi dengan venue multicabang olahraga melalui konsep sport city.
Puluhan Venue Disiapkan di Berbagai Daerah
Kabupaten Lebak menyiapkan Sungai Ciberang untuk cabang arung jeram, Batalyon Mandala Yudha untuk menembak, serta Pantai Marbella Tera untuk modern pentathlon.
Kabupaten Pandeglang menyiapkan Pantai Tanjung Lesung untuk cabang triathlon.
Kabupaten Serang menyiapkan Pantai Bandulu untuk cabang layar dan Aula Kampus Untirta Sindangsari untuk muay thai.
Kota Cilegon menyiapkan Pantai Merak Kecil untuk renang perairan terbuka dan finswimming serta Kolam Renang ASA untuk finswimming.
Stadion Geger Cilegon, Stadion Krakatau Steel, dan Lapangan Tenis KS juga disiapkan sebagai bagian venue olahraga.
Kota Tangerang menyiapkan GOR Gondrong untuk futsal, Modern Golf and Country Club sebagai arena pertandingan golf, serta GOR Dimyati untuk hoki ruangan.
Climbing Center Green Lake dipersiapkan untuk panjat tebing dan Stadion Benteng Reborn akan digunakan untuk cabang rugbi.
GOR Nambo dan Nambo Sport Center juga menjadi venue futsal dan hoki lapangan.
Kabupaten Tangerang menyiapkan Indoor Stadium Sport Center untuk taekwondo dan Hotel Aryaduta Karawaci untuk soft tennis.
Dewa United Hall dipersiapkan untuk basket dan ICE BSD menjadi venue MMA serta muay thai.
BSD Extreme Park akan digunakan untuk skateboard dan BMX, sedangkan APM Equestrian Center dipersiapkan untuk cabang berkuda.
PIK 2 disiapkan untuk triathlon dan boling.
Kota Tangerang Selatan menyiapkan Damai Indah Golf dan Lapangan Puspiptek Setu untuk woodball.
Aula UT Pondok Cabe dan Aula STAN Bintaro akan digunakan untuk cabang judo.
Kota Serang menyiapkan Aula Kampus UIN SMH Banten, KP3B, Jembatan Wangsakara, Stadion Maulana Yusuf, dan GOR Korem 064 Maulana Yusuf sebagai venue pertandingan.
Pembangunan Venue Baru Ditargetkan Rampung 2030
Andra Soni mengatakan pembangunan sejumlah venue baru ditargetkan rampung pada 2030 sesuai RPJMD Provinsi Banten tahun 2026–2029.
Venue baru yang dipercepat penyelesaiannya meliputi GOR Akuatik, GOR Lapangan Tenis, GOR Basket, dan GOR Beladiri.
Selain itu, Lapangan Hoki, Lapangan Tembak, GOR Bulu Tangkis, arena BMX dan skateboard, serta arena angkat besi juga akan dibangun.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman menilai fasilitas olahraga di Banten sangat lengkap untuk menggelar PON XXIII.
“Hasil visitasi menunjukkan Banten memiliki venue olahraga yang bahkan melebihi kebutuhan,” ujar Marciano Norman.
Ia mencontohkan Banten menawarkan tujuh lapangan golf padahal kebutuhan hanya satu arena pertandingan.
Untuk cabang maraton, Banten juga menyediakan dua lokasi yakni PIK 2 dan Tanjung Lesung.
Marciano optimistis seluruh cabang olahraga dapat terfasilitasi dengan baik karena Banten masih memiliki waktu enam tahun untuk menyempurnakan seluruh fasilitas penunjang.
“Komitmen Gubernur Andra Soni memperkuat keyakinan bahwa Banten layak menjadi tuan rumah PON XXIII tahun 2032,” katanya.
- Penulis :
- Arian Mesa





