HOME  ⁄  Olahraga

Rio Disi Cetak Sejarah usai Raih Tiga Gelar Sixth Man of The Year IBL

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rio Disi Cetak Sejarah usai Raih Tiga Gelar Sixth Man of The Year IBL
Foto: (Sumber : Dokumentasi pebasket Dewa United Banten Rio Disi diumumkan meraih gelar IBL Sixth Man of The Year 2026. IBL.)

Pantau - Pebasket Dewa United Banten Rio Disi mencetak sejarah baru di Indonesian Basketball League (IBL) setelah meraih penghargaan Sixth Man of The Year 2026 dan menjadi pemain pertama yang tiga kali memenangkan gelar tersebut sepanjang kariernya.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengatakan, "Berdasarkan data kami, dia (Rio Disi) sudah tiga kali meraih gelar itu (Sixth Man of The Year)," ungkapnya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Rio sebelumnya juga meraih penghargaan serupa pada musim 2025 dan pertama kali memenangkan gelar itu saat masih membela West Bandits pada edisi 2022.

Konsistensi Rio Disi dari Bangku Cadangan

Rio kembali menunjukkan peran pentingnya sebagai pemain pelapis yang mampu memberikan dampak besar dari bangku cadangan sepanjang musim reguler IBL 2026.

Guard Dewa United Banten itu tampil dalam 20 pertandingan dan hanya satu kali dimainkan sebagai starter selama musim berjalan.

Meski lebih sering memulai laga dari bangku cadangan, Rio mampu mencatat rata-rata 12 poin per laga, 2,3 rebound per laga, dua assist per laga, dan 1,3 steal per laga.

Catatan tersebut menjadi produktivitas poin tertinggi Rio sepanjang karier profesionalnya di IBL.

Performa Rio juga meningkat signifikan dibandingkan musim 2025 ketika dirinya hanya mencatat rata-rata 5,8 poin, 1,3 rebound, 1,9 assist, dan satu steal per pertandingan.

Ungguli Prastawa dalam Voting IBL Awards 2026

Dalam persaingan penghargaan Sixth Man of The Year 2026, Rio berhasil mengungguli pemain Pelita Jaya Jakarta Andakara Prastawa Dhyaksa yang finis di posisi kedua.

Rio memperoleh 11 suara peringkat pertama dan tujuh suara peringkat kedua dengan total 172 poin.

Sementara itu, Prastawa mengoleksi 155 poin dalam voting penghargaan tersebut.

Posisi ketiga ditempati pemain Bogor Hornbills Fhirdan Guntara dengan 88 poin.

Peringkat berikutnya diisi Sandy Ibrahim Azis dari Satria Muda Pertamina Bandung dengan 70 poin serta Sulthan Fauzan dari Tangerang Hawks Basketball dengan 59 poin.

Penghargaan Sixth Man of The Year diberikan kepada pemain yang lebih banyak memulai pertandingan dari bangku cadangan tetapi mampu memberikan kontribusi besar bagi tim sepanjang musim.

Sistem voting IBL Awards 2026 melibatkan 21 pemilih yang terdiri atas 11 pelatih kepala serta 10 analis bola basket dan perwakilan media.

Setiap pemilih memberikan poin berdasarkan peringkat pemain, yakni 10 poin untuk posisi pertama, tujuh poin posisi kedua, lima poin posisi ketiga, tiga poin posisi keempat, dan satu poin posisi kelima.

Penulis :
Aditya Yohan