
Pantau - New York Knicks unggul 2-0 atas Cleveland Cavaliers pada Final Wilayah Timur NBA 2025/2026 dan akan menghadapi gim ketiga di Rocket Arena, Cleveland, Minggu 24 Mei WIB, dalam laga penting bagi tuan rumah untuk menjaga peluang lolos ke Final NBA.
Cavaliers datang ke laga kandang dengan tekanan besar setelah gagal mencuri kemenangan pada dua pertandingan awal yang berlangsung dengan format best-of-seven.
Center Cavaliers Jarrett Allen menegaskan timnya tetap tenang menghadapi situasi sulit meski Knicks sedang berada dalam performa terbaiknya di playoff musim ini.
"Begitulah perjalanan playoff kami sejauh ini, selalu dalam posisi tertekan. Jadi kami suka membuat semuanya menarik dan membuat semua orang penasaran dengan pertandingan berikutnya," ungkap Allen.
Allen menyebut Cavaliers tidak panik meski Knicks datang dengan modal sembilan kemenangan beruntun sepanjang playoff NBA musim ini.
Cleveland juga masih percaya diri karena memiliki catatan kandang impresif dengan enam kemenangan dari tujuh laga playoff musim ini.
Cavaliers sebelumnya sempat tertinggal 0-2 dari Detroit Pistons pada semifinal Wilayah Timur sebelum bangkit memenangi tiga pertandingan beruntun.
Knicks Tampil Lebih Komplet di Final Wilayah
Berdasarkan statistik NBA, Knicks dinilai memiliki komposisi permainan yang lebih komplet dibanding Detroit Pistons yang sebelumnya dihadapi Cavaliers.
Guard andalan Knicks Jalen Brunson tampil konsisten dengan rata-rata 28,5 poin dan 10 assist per pertandingan selama final wilayah berlangsung.
Josh Hart turut memberikan kontribusi besar dengan rata-rata 19,5 poin per pertandingan.
Karl-Anthony Towns juga tampil dominan lewat catatan rata-rata 15,5 poin dan 13 rebound per laga.
Di bawah arahan pelatih Mike Brown, Knicks kini mencatat sembilan kemenangan playoff secara beruntun.
Dari 12 tim NBA sebelumnya yang pernah membukukan sembilan kemenangan beruntun di playoff, tujuh di antaranya berhasil menutup musim dengan gelar juara.
Cavaliers Masih Bertumpu pada Donovan Mitchell
Cavaliers masih mengandalkan Donovan Mitchell yang menjadi motor serangan tim dengan rata-rata 27,5 poin per pertandingan pada final wilayah.
Evan Mobley juga tampil solid setelah mencatat rata-rata 14,5 poin, 10 rebound, dan 2,5 blok per laga.
Sementara itu, performa James Harden menjadi sorotan karena tampil kurang konsisten dalam tiga pertandingan terakhir playoff.
Persentase tembakan Harden turun menjadi 40,7 persen sepanjang playoff musim ini.
Akurasi tembakan tiga angka Harden juga hanya berada di angka 32,5 persen.
- Penulis :
- Gerry Eka





