
Pantau - Legenda bulu tangkis dunia Viktor Axelsen meragukan efektivitas sistem skor 15 poin dalam tiga gim yang akan diterapkan Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF mulai 2027.
Axelsen menilai sistem baru tersebut dapat mengurangi unsur drama dan taktik yang selama ini menjadi daya tarik pertandingan bulu tangkis.
Menurut peraih medali emas Olimpiade 2020 dan 2024 itu, sistem 21 poin yang digunakan saat ini masih menjadi format terbaik dalam olahraga bulu tangkis.
Sistem 21 poin dinilai memberi ruang lebih besar bagi pemain untuk membangun ritme permainan serta melakukan comeback saat tertinggal.
Viktor Axelsen menyampaikan pandangannya saat menghadiri acara meet and greet “Celebrating the Legacy of Viktor Axelsen” di The Westin Jakarta, Minggu.
“Saya rasa kita akan kehilangan drama dan taktik sedikit. Saya suka sejarah yang ada dalam sebuah pertandingan, itu bisa naik dan turun,” ungkap Viktor Axelsen.
Sistem 21 Poin Dinilai Beri Peluang Bangkit
Axelsen mengatakan dalam sistem 21 poin pemain masih memiliki peluang bangkit meski tertinggal jauh pada awal gim.
“Meskipun Anda tertinggal 11-5 atau semacamnya, Anda bisa bangkit kembali. Itu sangat sulit jika Anda hanya bermain sampai 15 poin,” ujarnya.
Pebulu tangkis asal Denmark itu juga menilai sistem skor baru akan mengurangi aspek daya tahan fisik yang selama ini menjadi bagian penting dalam pertandingan bulu tangkis.
Menurut Axelsen, sistem 15 poin akan membuka peluang lebih besar munculnya kejutan dari pemain nonunggulan karena pertandingan menjadi lebih singkat dan margin kesalahan semakin kecil.
“Saya rasa akan ada lebih banyak kejutan selama turnamen berlangsung. Anda harus siap sejak awal dan tidak boleh terlalu santai,” kata Axelsen.
Axelsen diketahui resmi pensiun dari dunia bulu tangkis pada April 2026.
BWF Terapkan Sistem Baru Mulai 2027
Sebelumnya, BWF resmi mengesahkan aturan sistem skor 15 poin kali tiga gim atau best of three games.
Aturan baru tersebut akan mulai diterapkan pada pertandingan resmi sejak 4 Januari 2027.
Keputusan itu disahkan dalam forum 87th BWF Annual General Meeting atau AGM di Horsens, Denmark.
Hasil pemungutan suara menunjukkan sebanyak 198 negara menyetujui aturan baru tersebut, sementara 43 negara menyatakan penolakan.
- Penulis :
- Gerry Eka





