HOME  ⁄  Olahraga

Djokovic Puji Penampilan Luar Biasa Joao Fonseca Usai Tersingkir Dramatis dari Roland Garros

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Djokovic Puji Penampilan Luar Biasa Joao Fonseca Usai Tersingkir Dramatis dari Roland Garros
Foto: (Sumber : Petenis Serbia Novak Djokovic memberi selamat kepada petenis Brasil Joao Fonseca usai kalah pada pertandingan babak ketiga French Open 2026 di Roland Garros, Paris, Jumat (29/5/2026). Roland Garros.)

Pantau - Novak Djokovic mengakui kualitas permainan Joao Fonseca yang tampil luar biasa setelah petenis muda Brasil itu menyingkirkannya pada babak ketiga Roland Garros 2026 dalam duel lima set yang berlangsung hampir lima jam di Paris, Sabtu WIB.

Djokovic yang sempat unggul dua set akhirnya kalah 4-6, 4-6, 6-3, 7-5, 7-5 dari Fonseca dan harus tersingkir sebelum perempat final Roland Garros untuk pertama kalinya sejak 2009.

“Yah, pertandingan yang luar biasa,” kata Djokovic.

“Jelas, ini kekalahan yang berat bagi saya setelah unggul dua set, tetapi saya sangat menghargai Joao karena memang pantas memenangi pertandingan ini,” ungkapnya.

Fonseca Tampil Gemilang di Momen Krusial

Petenis Serbia berusia 39 tahun itu menilai Fonseca mampu menunjukkan permainan terbaiknya pada momen-momen penting, terutama di set keempat dan kelima.

“Jelas bukan hal yang baik bagi saya untuk menghadapi pemain yang bermain di level seperti itu, tetapi saya rasa saya tidak melakukan kesalahan besar dalam permainan saya. Hanya saja dia memang lebih baik,” ujarnya.

Kekalahan tersebut mengakhiri rekor sempurna Djokovic dalam 18 pertandingan Grand Slam melawan petenis remaja.

Djokovic bahkan menilai Fonseca memiliki peluang besar melangkah jauh dalam turnamen dan bersaing memperebutkan gelar.

“Tentu saja, saya mengucapkan selamat kepadanya dan mengatakan bahwa dia pantas menang dan memainkan pertandingan yang luar biasa, dan dia harus bangga pada dirinya sendiri,” katanya.

“Semoga dia beruntung untuk sisa pertandingan di turnamen ini,” lanjut Djokovic.

Faktor Fisik Jadi Kendala Djokovic

Djokovic datang ke Roland Garros dengan kondisi yang belum sepenuhnya ideal setelah hanya memainkan satu pertandingan sejak Maret akibat cedera.

Selama pertandingan, ia beberapa kali terlihat mengalami kesulitan fisik saat menghadapi tekanan permainan agresif Fonseca.

“Beberapa kali saya merasa seperti hampir tidak bisa berdiri di atas kaki saya menjelang akhir pertandingan dan melihat penonton membangkitkan semangat saya dan mendukung saya adalah sesuatu yang benar-benar ajaib, jujur saja,” ungkapnya.

Meski kecewa tersingkir, Djokovic tetap bersyukur atas pengalaman yang didapat dalam pertandingan tersebut.

“Saya sangat bersyukur atas pengalaman seperti ini,” katanya.

Menurut statistik ATP, Djokovic sebenarnya mencatatkan 70 winner dibanding 68 milik Fonseca serta hanya membuat 39 kesalahan sendiri berbanding 47 milik lawannya.

Namun, kondisi fisik yang menurun membuatnya kesulitan mengimbangi permainan Fonseca yang semakin percaya diri sepanjang pertandingan.

“Sejujurnya, saya kehabisan tenaga. Saya sama sekali tidak merasa nyaman di lapangan pada set ketiga atau keempat,” ujar Djokovic.

“Tetapi Anda hanya perlu mengatakan, ‘Bagus sekali’, dan mengucapkan selamat kepadanya. Salut. Dia memainkan tenis yang luar biasa. Setiap kali ada momen yang menentukan, dia langsung menyerang,” tutupnya.

Penulis :
Aditya Yohan