HOME  ⁄  Olahraga

Gim 7 Spurs Kontra Thunder Pecahkan Rekor NBA dengan Lebih dari Dua Miliar Tayangan di Media Sosial

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Gim 7 Spurs Kontra Thunder Pecahkan Rekor NBA dengan Lebih dari Dua Miliar Tayangan di Media Sosial
Foto: (Sumber : Logo NBA. ANTARA/HO/nba.com.)

Pantau - Gim 7 Final Wilayah Barat NBA 2026 antara San Antonio Spurs melawan Oklahoma City Thunder mencetak rekor baru sebagai pertandingan NBA dengan jumlah penonton digital terbanyak setelah meraih lebih dari dua miliar tayangan di berbagai platform media sosial.

NBA melaporkan pada Selasa (2/6/2026) bahwa pertandingan penentuan tersebut menjadi laga paling banyak ditonton secara digital sejak liga mulai mengukur performa konten media sosial secara global.

Seri Final Barat Curi Perhatian Dunia

Rekor tersebut melengkapi kesuksesan seri Final Wilayah Barat 2026 yang mempertemukan Spurs dan Thunder dalam persaingan sengit hingga tujuh pertandingan.

Sebelumnya, Gim 1 antara kedua tim juga mencatatkan 1,9 miliar tayangan dan kini menempati posisi kedua dalam daftar pertandingan NBA paling banyak ditonton di media sosial sepanjang masa.

NBA menyebut tingginya angka penayangan menunjukkan besarnya perhatian penggemar bola basket dunia terhadap duel dua tim tersebut.

Berbagai momen viral mulai dari aksi individu pemain bintang, cuplikan pertandingan dramatis, hingga atmosfer pertandingan menjadi konten yang banyak dibagikan ulang oleh penggemar.

Spurs Melaju ke Final NBA 2026

Gim 7 menjadi laga penentuan untuk memperebutkan tiket menuju Final NBA 2026.

San Antonio Spurs berhasil mengalahkan Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 untuk menutup seri Final Wilayah Barat dengan keunggulan 4-3.

Kemenangan tersebut memastikan Spurs melangkah ke partai puncak NBA musim 2025-2026 setelah melewati salah satu seri playoff paling menarik musim ini.

Keberhasilan mencetak rekor lebih dari dua miliar tayangan sekaligus menegaskan besarnya daya tarik Final Wilayah Barat 2026 yang menjadi sorotan penggemar bola basket di seluruh dunia.

Penulis :
Aditya Yohan